Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Agustus 2024 | 22.58 WIB

STOP! Inilah 7 Tanda Suami Tidak Layak Lagi Mendapatkan Cinta dan Kasih Sayang Anda, KDRT Salah Satunya

Ilustrasi kasus penganiayaan. (Istimewa)

JawaPos.Com - Pernikahan merupakan ikatan yang seharusnya dibangun di atas cinta, kepercayaan, dan rasa hormat.

Namun sayangnya, tidak semua suami layak mendapatkan cinta dan kasih sayang dari pasangan mereka.

Ada kalanya, seorang suami justru memperlihatkan perilaku yang menunjukkan bahwa ia tidak menghargai komitmen pernikahan dan bahkan merusak fondasi yang dibangun bersama.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi seorang perempuan untuk mengevaluasi kembali hubungan mereka dan mempertimbangkan apakah suaminya masih layak mendapatkan cinta dan dukungannya.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini adalah tujuh tanda yang menunjukkan bahwa suami Anda mungkin tidak lagi pantas mendapatkan cinta dan kasih sayang Anda, dikutip dari National Domestic Violence Hotline dan Journal of Marriage and Family.

1. Kebohongan yang Berulang

Suami yang terus-menerus berbohong atau menutupi kebenaran tidak pantas mendapatkan cinta dan kepercayaan Anda. Kebohongan berulang adalah tanda dari ketidakjujuran kronis yang bisa merusak dasar dari setiap hubungan yang sehat.

2. Tidak Menghargai Pasangan

Ketika suami Anda tidak menghargai usaha, perasaan, dan kebutuhan Anda, itu adalah tanda bahwa ia tidak layak mendapatkan cinta Anda. Penghargaan adalah dasar dari hubungan yang saling mendukung, dan tanpa itu, pernikahan menjadi tidak seimbang dan penuh konflik.

3. Menggunakan Kekerasan Sebagai Solusi

Suami yang menggunakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) baik secara fisik atau verbal untuk menyelesaikan masalah atau mengontrol Anda menunjukkan bahwa dia tidak menghormati Anda sebagai individu. Kekerasan dalam bentuk apa pun adalah alasan yang cukup untuk meninggalkan pasangan.

4. Tidak Setia

Ketidaksetiaan adalah pelanggaran besar terhadap komitmen pernikahan. Studi dari Journal of Marriage and Family menunjukkan bahwa perselingkuhan adalah salah satu alasan utama perceraian dan sering kali menandakan masalah mendasar dalam hubungan.

5. Tidak Bertanggung Jawab

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore