
Ilustrasi kucing lucu yang ingin masuk rumah./ (Freepik)
JawaPos.com - Memelihara kucing memerlukan sebuah komitmen besar dari seseorang. Tidak hanya sekedar ingin lucunya saja, memelihara kucing berarti mengurus kehidupan kucing dari kecil bahkan sampai kematiannya.
Memelihara kucing tidak hanya sesederhana memberi makan dan mengelusnya beberapa kali sehari. Kamu juga perlu mengurus hal-hal tidak menyenangkan seperti membersihkan kotoran dan merawatnya ketika sakit.
Mulai dari niat, waktu, tenaga dan finansial harus dikerahkan semaksimal mungkin demi tumbuh kembang kucing yang optimal. Hal paling utama yang diperhatikan dari kucing tentu kesehatannya.
Tidak hanya kesehatan fisik, kesehatan mental kucing juga harus terjaga. Meski ia tidak bicara, bukan berarti kucing adalah makhluk yang tidak bisa stres atau kesehatan mental terganggu.
Oleh karenanya, dalam memelihara kucing diperlukan strategi tertentu demi menjaga kesehatan mentalnya.
Dikutip dari Animal Wellness Magazine dan Rover, berikut ini merupakan 5 cara untuk menjaga kesehatan mental bagi kucing:
1. Bangun Rutinitas Harian
Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mendukung kesehatan mental kucingmu adalah dengan membangun rutinitas harian. Kucing adalah makhluk yang memahami dan nyaman apabila sudah berada dalam rutinitas tertentu.
Rutinitas yang dimaksud adalah berupa waktu pemberian makan, membersihkan kotak kotoran sampai waktu mengajak main. Dengan membangun rutinitas ini, kucing jadi tahu dan bahkan memahami setelah ini mau melakukan apa.
Membangun rutinitas harian ini bisa membuat kucingmu merasa aman dan nyaman. Kucing sangat sensitif apabila rutinitas harian di lingkungannya tidak sesuai yang biasanya atau terganggu.
2. Beri Ruang untuk Bertingkah
Tingkah laku kucing tidak hanya sekedar makan, minum dan tidur. Sebelum jadi hewan peliharaan, kucing adalah hewan yang punya insting hewani sama seperti hewan liar pada umumnya.
Oleh karenanya, perlu untuk kamu memberi ruang untuk kucing bertingkah layaknya bangsa kucing. Hal ini dilakukan untuk merawat serta kesehatan mentalnya.
Ruang yang dimaksud bisa berupa tanjakan untuk dipanjat seperti cat tree atau tempat cakaran untuk mereka mengasah kukunya. Hal ini memperbolehkan kucing mengekspresikan diri dan emosi. Kucing juga bisa bertingkah natural layaknya kucing lain di luaran sana.
3. Hargai Sudut Favoritnya

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
