
Ilustrasi orang marah (Freepik/wayhomestudio)
JawaPos.com - Berinteraksi dengan orang yang memiliki kepribadian pemarah sering kali bisa menjadi tantangan tersendiri. Terkadang sikap dan reaksi emosi mereka yang meledak-ledak, kata-kata omelan yang tajam, dan sikap yang konfrontatif dapat membuat kita merasa terpojok dan kebingungan. Namun, menghadapi orang yang mudah marah seperti ini bukanlah hal yang mustahil.
Menghadapi orang yang mudah marah memerlukan kesabaran dan pemahaman. Seringkali, mereka mungkin tidak menyadari dampak negatif dari perilaku mereka terhadap orang lain. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara berinteraksi yang aman supaya tidak hanya menjaga ketenangan diri sendiri, tetapi juga meredakan ketegangan.
Dilansir dari laman PsychCentral, terdapat beberapa cara untuk mengetahui bahwa seseorang sedang marah atau merasa agresif. Mereka mungkin mengekspresikan perasaan mereka secara fisik atau memperlihatkannya melalui tindakan dan reaksi mereka.
Ciri-Ciri fisik dari kemarahan meliputi:
· Berkeringat
· Berjalan mondar-mandir
· Rahang yang terkatup
· Tangan yang terkepal
· Wajah yang mengkerut atau cemberut
· Suara yang meninggi
· Gemetar atau bergetar
Perilaku tertentu juga bisa menjadi sinyal kemarahan, seperti:
· Berteriak atau menjerit
· Bersikap cepat marah atau mudah bereaksi
· Memberikan jawaban singkat atau ketus
· Menunjukkan agresi fisik
· Melakukan ledakan emosi secara tiba-tiba
· Menyimpan dendam
· Menggunakan hinaan
· Menunjukkan rasa kesal atau jengkel
· Membuat tuduhan
· Merajuk atau bersedih hati
· Menunjukkan intoleransi
· Beralih ke kekerasan
· Menyakiti diri sendiri atau orang lain.
Setelah mengetahui ciri ciri orang marah, dengan strategi yang tepat kita bisa mengelola situasi dengan lebih tenang dan efektif. Berikut lima cara menghadapi orang yang memiliki kepribadian mudah marah, serta perilaku yang perlu dihindari agar tidak memicu omelan mereka.
1. Berikan Respons daripada Reaksi
Ketika emosi seseorang memuncak, mudah untuk langsung bersikap defensif. Kita mungkin dengan cepat dan mungkin juga dengan kasar memberi reaksi daripada meluangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan bagaimana respons kita. Meskipun sulit, mendengarkan, tetap tenang, dan menjaga respon Anda supaya tetap terukur dapat membantu Anda melewati situasi yang bisa membuat stres.
Cobalah hindari menjadi ikutan marah atau gelisah selama interaksi tersebut. Sebaliknya, cobalah untuk merespon dengan empati dan perhatian. Ini akan menunjukkan kepada orang tersebut bahwa Anda mendengar apa yang mereka katakan, memahami sudut pandang mereka, dan mengakui bahwa perasaan mereka valid.
2. Jangan Bawa Omelannya ke Dalam Hati
Meskipun Anda mungkin merasa seperti menerima pelampiasan kemarahan seseorang, hal itu mungkin sebenarnya tidak tentang Anda. Kemarahan bisa dipicu oleh situasi saat ini atau berakar pada hal lain. Kemarahan seseorang mungkin disebabkan oleh sesuatu yang dikatakan orang lain sebelumnya, rapat yang menegangkan di tempat kerja, atau sekadar mengalami hari yang buruk.
Sebuah studi pada tahun 2012 menunjukkan bahwa orang cenderung tidak merasa kesal oleh suatu situasi ketika mereka tahu bahwa mereka bukan penyebab dari kemarahan orang lain. Ini dapat membantu Anda agar tetap tenang dan menghindari menjadi gelisah untuk lebih mudah menangani perilaku orang lain.
3. Ciptakan Distraksi

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
