Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Juni 2024 | 23.44 WIB

6 Tipe Kepribadian Orang yang Sering Update di Medsos, Mulai dari Perfeksionis sampai Pencari Validasi

Tipe-tipe kepribadian orang yang sering update di media sosial/freepik - Image

Tipe-tipe kepribadian orang yang sering update di media sosial/freepik

JawaPos.com - Di era digital seperti saat ini, media sosial menjadi platform interaksi sosial di dunia maya yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari.

Media sosial menjadi tempat pertukaran informasi yang tak terbatas. Bahkan, ada tipe orang yang tidak khawatir untuk membagikan kisah dan detail pribadi di dunia maya.

Tidak hanya itu, ada beberapa tipe orang yang biasanya selalu update di media sosial. Artikel ini akan membahas tipe-tipe kepribadian yang dimaksud.

Dilansir dari laman Hack Spirit pada (13/6), berikut ini tipe-tipe orang yang sering update kehidupan pribadi di media sosial.

1. Perfeksionis

Orang yang perfeksionis di media sosial mudah dikenali. Feed mereka sangat rapi, dengan setiap foto yang dikurasi dan diedit dengan hati-hati untuk menciptakan gambar yang sempurna dari kehidupannya.

Mereka adalah orang-orang yang akan menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan foto yang sempurna, atau bahkan sampai memamerkan fotonya.

Mereka terobsesi dengan detail terkecil, dari filter yang mereka gunakan hingga sudut pemotretan. Pada intinya, sifat ini didorong oleh keinginan untuk menggambarkan versi ideal kehidupannya.

Namun, penting untuk diingat bahwa media sosial sering kali hanya menjadi sorotan dan bukan representasi akurat dari kehidupan seseorang.

2. Suka membandingkan

Jenis orang yang banyak ditemui di media sosial salah satunya yakni orang yang suka membandingkan. Mereka membandingkan kehidupan, pencapaian, dan penampilannya dengan orang lain secara online.

Mereka adalah orang-orang yang melihat foto-foto liburan orang lain dan langsung merasa perlu merencanakan liburannya sendiri. Mereka melihat kesuksesan seorang teman dan merasa tidak mampu.

Setiap postingan yang mereka temui berfungsi sebagai tolok ukur untuk membandingkan dirinya dengan orang lain. Terus-menerus membandingkan diri menimbulkan perasaan tidak nyaman, cemburu, dan bahkan depresi.

3. Haus validasi atau pengakuan orang lain

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore