
Ilustrasi pasangan yang sedang mengalami silent treatment.
JawaPos.com - Dalam setiap hubungan, apapun bentuknya, komunikasi menjadi pondasi utama yang dapat menjaga kedekatan dan keterbukaan antara masing-masing individu. Namun, terkadang, tanpa disadari, salah satu pihak dalam hubungan tersebut mungkin mulai menghindari interaksi verbal, yang dikenal sebagai silent treatment. Meskipun tanpa kata-kata, pesan dari diam bisa lebih kuat daripada yang terucapkan, dan dapat merusak keharmonisan dalam sebuah hubungan.
Salah satu tanda utama yang sering muncul saat seseorang memberikan silent treatment adalah ketidakmampuan untuk berkomunikasi secara terbuka. Orang yang memberikan silent treatment cenderung menarik diri, menghindari pembicaraan yang seharusnya memecahkan masalah atau menyampaikan perasaan.
Silent treatment bisa berdampak buruk bagi suatu hubungan, terutama hubungan yang terbangun atas pondasi komitmen dan ikatan kasih. Selain itu, secara perlahan akan timbul sikap dingin dan jarak emosional yang muncul dapat menjadi tanda kuat bahwa kedekatan dan kehangatan dalam suatu hubungan telah tergerus akibat masalah yang tidak kunjung terselesaikan.
Mengatasi silent treatment dalam hubungan bisa menjadi tantangan dalam menanganinya, tetapi bukanlah hal yang tidak mungkin, asal mampu mengendalikan ego. Dengan komunikasi yang baik dan sikap empati, pihak yang terjalin dalam hubungan dapat menemukan jalan keluar dari kebuntuan ini.
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, terdapat 11 tanda yang mengindikasikan seseorang memberikan silent treatment dalam hubungan, sebagai berikut:
1. Sengaja dan secara terang-terangan mengabaikanmu.
2. Bertingkah seolah-olah tidak ada yang salah atau melakukan hal-hal yang mereka tahu akan menimbulkan reaksi emosional.
3. Tiba-tiba menghilang selama berjam-jam, hari, atau bahkan minggu tanpa adanya komunikasi.
4. Pergi tanpa memberitahu akan ke mana mereka pergi atau kapan mereka akan kembali.
5. Tidak merespons saat salah satu pihak mencoba berkomunikasi langsung, baik secara tatap muka maupun melalui pesan elektronik.
6. Berbicara dengan orang lain, mungkin bahkan di depan Anda, tetapi tidak mau berbicara dengan Anda.
Tanda lain untuk mengetahui Anda sedang diberi Silent Treatment, Refleksikan perasaanmu sendiri melalui beberapa pertanyaan ini:
7. Apakah Anda merasa cemas? Bersalah? Malu? Bingung? Marah? Sedih?
8. Apakah Anda merasa seperti sedang dihukum atau diganggu?
9. Apakah Anda sudah mempertimbangkan untuk "menyerah" atau meminta maaf hanya agar keheningan itu segera berhenti?

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
