Banyak Gen Z Alami gangguan kecemasan, salah satu penyebabnya overthinking akan masa depan. (Pexels/Andrea Piacquadio)
JawaPos.com – Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Perusahaan manajemen data kesehatan Harmony Healthcare IT mengungkapkan bahwa, Gen Z atau orang yang kini berusia 18 hingga 26 tahun sedang berjuang melawan gangguan kecemasan.
Survei itu melibatkan kurang lebihnya 1000 orang yang merupakan Gen Z, untuk menanyakan apa dan siapa yang menyebabkan mereka memiliki pikiran atau gangguan kecemasan. Hasilnya, 1 dari 2 orang Gen Z berjuang untuk melawan kecemasan setiap harinya.
Melansir dari Harmony Healthcare IT, ada lima penyebab utama gangguan kecemasan pada Gen Z. Penyebab paling umum adalah karena memikirkan masa depan, keuangan, pekerjaan, aktivitas sosial, hingga masalah hubungan baik keluarga maupun percintaan.
Meski banyak orang yang mengalaminya, namun rasa cemas berlebihan ini bisa membuat mereka terisolasi. Lebih dari separuh (54%) Gen Z mengatakan kecemasan mereka semakin parah pada satu tahun yang lalu, tepatnya pada 2023.
Menurut survey tersebut, banyak Gen Z mengalihkannya kecemasan mereka dengan mengkonsumsi makanan berlebihan, menggunakan vape bahkan yang paling buruk adalah dengan meminum alkohol dan menggunakan zat-zat seperti ganja.
1 dari 3 lainnya mengkonsumsi obat kecemasan untuk mencoba meredakannya. Namun, ada pula yang beralih ke obat-obatan lain atau alkohol untuk mengatasi gangguan cemas tersebut.
Selain makanan, Gen Z juga mengaku menggunakan media sosial atau doom scrolling secara berlebihan saat mencoba mengatasi kecemasan. Sebanyak 96% Gen Z menggunakan media sosial, seperti YouTube, Instagram, TikTok, Reddit, dan Snapchat.
Lebih lanjut, hampir 3 dari 4 orang merasa cemas saat melakukan panggilan atau berbicara di telepon. Namun, Gen Z juga tidak bisa jauh dari ponsel. Hampir 3 dari orang merasa panik saat baterai ponsel mereka hampir habis atau internet tidak berfungsi.
Mereka menyebut adanya peningkatan detak jantung, berkeringat, dan merasa gelisa apabila tidak dapat menggunakan ponselnya.
Rata-rata, Gen Z yang mengalami gangguan kecemasan mulai mengkonsumsi obat pada usia 19 tahun. Selain pengobatan, banyak orang yang melakukan mekanisme penanggulangan untuk mencoba dan memperbaiki pikiran cemas mereka.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
