
Januari disebut terasa panjang dan lama.
JawaPos.com - Tahun baru 2024 diiringi dengan semangat baru yang penuh resolusi dan hal-hal yang ingin diraih. Namun, di pertengahan bulan pertama tahun 2024, banyak orang merasa bahwa Januari terasa panjang dan lama.
Salah satunya yang disampaikan oleh warganet dengan akun @Widino di media sosial X yang mengeluhkan panjangnya bulan Januari 2024. “Ngerasa ga sih Januari tuh berasa lama bgt?? Rasanya kek udah jalanin sebulan tapi kenyataan baru tanggal 12,” ujarnya.
Ternyata, terasa panjang dan lamanya bulan Januari banyak dirasakan orang di seluruh dunia dan memiliki penjelasan ilmiah.
Dikutip JawaPos.com dari Newstateman, perasaan tersebut memiliki kaitan dengan ‘hipotesis jam dopamin’. Sebuah penelitian menyatakan bahwa kadar dopamin yang lebih tinggi membuat waktu terasa berjalan lebih cepat.
Dopamin adalah hormon yang dilepaskan oleh otak yang dirangsang oleh kesenangan, kepuasan, pencapaian, dan hal-hal terkait. Sepanjang bulan November dan Desember, dopamin sering dilepaskan karena persiapan menyambut dan momen melaksanakan liburan.
Sementara setelah kesenangan liburan tersebut, orang-orang dihadapkan dengan Januari yang tidak memiliki hari libur dan berarti dipenuhi dengan pekerjaan dan tugas. Tidak adanya hari libur yang ditunggu-tunggu di bulan Januari juga semakin membuat waktu terasa lebih panjang.
Seorang mahasiswa PhD di UCL, Zhenguang Cai, yang mempelajari persepsi waktu, mengatakan bahwa ada kemungkinan memulai kembali pekerjaan setelah liburan akhir tahun menyebabkan banyak kebosanan.
“Kebosanan yang terjadi dibandingkan dengan kesenangan selama liburan akhir tahun memberikan kesan bahwa waktu melambat di bulan Januari,” katanya.
Belum lagi, karena Januari 2024 memiliki 31 hari yang dimulai pada Senin, sehingga usai hari libur tahun baru, orang-orang harus segera kembali ke rutinitas semula.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022