
PT Foods Beverages Indonesia (F&B ID), bagian dari Kawan Lama Group, terus memperkuat perannya sebagai Curator & Creator of Global Flavours dengan mengembangkan portofolio food & beverage yang menghadirkan beragam cita rasa dan pengalaman kuliner global bagi konsumen Indonesia/(Dimas Choirul/Jawapos.com).
JawaPos.com - Perubahan gaya hidup dan selera konsumen membuat industri makanan dan minuman (F&B) terus beradaptasi. Pilihan kuliner yang semakin beragam mendorong pelaku usaha menghadirkan inovasi, mulai dari ragam cita rasa hingga pengalaman bersantap yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen.
PT Foods Beverages Indonesia (F&B ID), bagian dari Kawan Lama Group, terus memperkuat perannya sebagai Curator & Creator of Global Flavours dengan mengembangkan portofolio food & beverage yang menghadirkan beragam cita rasa dan pengalaman kuliner global bagi konsumen Indonesia. Setelah lebih dari 15 tahun bertumbuh, F&B ID kini memiliki lebih dari 400 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia dengan portofolio yang mencakup kategori beverage, snacks, dan restaurant.
Perjalanan F&B ID bermula dari kehadiran Chatime di Indonesia pada 2011 dan terus berkembang melalui berbagai brand seperti Chatime Atealier, Cupbop, Gindaco, Go! Go! CURRY! Genki No Minamoto, 88 SEOUL, hingga Molly Tea. Perkembangan tersebut mencerminkan pendekatan F&B ID dalam membangun portofolio, tidak hanya melalui penambahan brand dan gerai, tetapi juga dengan mengidentifikasi peluang, memahami karakter konsumen, serta mengembangkan setiap brand sesuai potensi dan relevansinya di pasar Indonesia.
CEO F&B ID, Devin Widya Krisnadi, mengatakan, Industri F&B terus berkembang seiring perubahan preferensi dan gaya hidup konsumen.
"Bagi kami, dinamika tersebut membuka ruang untuk membangun bisnis yang tidak hanya mengikuti perkembangan pasar, tetapi juga mampu mengantisipasi kebutuhan dan menciptakan peluang baru. Karena itu, kami terus mengembangkan F&B Indonesia dengan perspektif jangka panjang, baik dalam memperkuat bisnis yang sudah ada maupun membuka ruang untuk pertumbuhan berikutnya," kata Devin, Senin (21/9).
Dalam mengembangkan portfolio, F&B ID tidak hanya melihat kekuatan sebuah brand secara global, tetapi juga bagaimana karakter dan pengalaman yang dibawanya dapat relevan bagi konsumen Indonesia. Pendekatan ini diterjemahkan melalui produk, komunikasi, inovasi, kolaborasi hingga store experience, dengan tetap mempertahankan identitas masing-masing brand.
Marketing General Manager F&B Indonesia, Sarah Katherine Merci, menjelaskan, pihaknya percaya bahwa pengalaman yang kuat dimulai dari kemampuan memahami apa yang membuat sebuah brand menarik bagi konsumennya.
"Karena itu, kami tidak berhenti pada bagaimana sebuah brand diperkenalkan, tetapi bagaimana karakter yang dibawanya dapat diterjemahkan menjadi pengalaman yang relevan dan engaging baik melalui produk, storytelling, campaign, maupun experience di store," ujarnya.
Pendekatan tersebut juga tercermin dalam dua langkah terbaru F&B ID dalam mengembangkan portfolio. Melalui Gindaco Yokocho, F&B ID mengembangkan existing brand Gindaco dengan menghadirkan pengalaman yang terinspirasi dari Japanese street food alley, di mana konsumen tidak hanya menikmati produk, tetapi juga atmosfer dan pengalaman khas street food Jepang.
Sementara melalui kehadiran M Stand, coffee brand asal Shanghai, F&B ID memperluas portfolio ke kategori kopi dengan membawa karakter dan lifestyle experience yang distinctive. Kedua langkah tersebut menunjukkan bagaimana F&B ID menjalankan perannya sebagai Curator & Creator secara beriringan dengan mengembangkan potensi existing brands sekaligus mengeksplorasi global brands dan konsep baru yang memiliki relevansi dan potensi pertumbuhan di pasar Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022