Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Oktober 2025, 16.34 WIB

9 Kuliner Legendaris Surabaya yang Bikin Lidah Ketagihan, Wajib Dicoba Pecinta Makanan Tradisional

Pecel semanggi, salah satu kuliner ikonik Surabaya (Dok. Indonesia Kaya) - Image

Pecel semanggi, salah satu kuliner ikonik Surabaya (Dok. Indonesia Kaya)

JawaPos.com - Surabaya menjadi destinasi kuliner hits di Jawa Timur karena menyajikan hidangan tradisional yang memikat lidah sekaligus kaya sejarah budaya setempat.

Setiap warung atau restoran di Surabaya menawarkan sajian unik, mulai dari rujak cingur hingga lontong balap gurih yang nikmat disantap kapan saja.

Ragam kuliner kota ini menghadirkan perpaduan cita rasa manis, pedas, asin, dan gurih yang khas sehingga membuat setiap kunjungan menjadi pengalaman kuliner tak terlupakan.

Dilansir dari laman Bacon is Magic, berikut sembilan kuliner legendaris yang telah diwariskan turun-temurun, mempertahankan resep asli yang membuatnya selalu dicari oleh penduduk lokal atau wisatawan.

Baca Juga: Rekomendasi Spot Kuliner di Pasar Blauran yang Wajib Dicoba, Ada Jajanan Legend!

Pecel Semanggi

Pecel semanggi khas Surabaya dibuat dari daun semanggi segar yang dicampur dengan tauge dan kangkung, disiram sambal kacang manis dan pedas khas kota ini.

Hidangan ini biasanya disajikan dengan kerupuk tradisional dan nasi putih, menciptakan kombinasi tekstur lembut dan renyah yang memanjakan lidah setiap pengunjung.

Sajian pecel semanggi dapat ditemukan di warung tradisional pinggir jalan, dijual oleh ibu-ibu yang memakai pakaian tradisional untuk menambah kesan autentik.

Rasa sambal kacang yang manis berpadu dengan aroma semanggi dan sayuran segar membuat pecel ini cocok sebagai sarapan ringan maupun makan siang yang sehat.

Kuliner ini bukan hanya lezat, tetapi juga menyehatkan karena kandungan serat tinggi dari sayuran hijau yang digunakan setiap hari oleh masyarakat lokal.

Baca Juga: Rekomendasi Spot Kuliner di Sekitar Taman Bungkul, Surabaya: Dari Rawon Legendaris hingga Ketan Punel yang Bikin Nagih

Rujak Cingur

Rujak cingur merupakan salad khas Surabaya yang memadukan buah segar seperti mangga, nanas, dan mentimun dengan irisan cingur atau hidung sapi.

Saus kacang pedas manis menjadi ciri khas rujak cingur, memberikan sensasi rasa yang unik, menyegarkan, dan kaya rempah setiap kali dikonsumsi.

Biasanya dijual oleh pedagang kaki lima, rujak cingur menjadi hidangan favorit saat cuaca panas, menghadirkan rasa manis, asam, dan pedas yang seimbang.

Tekstur lembut dari cingur berpadu dengan renyahnya sayuran dan buah-buahan, membuat hidangan ini penuh variasi yang memuaskan selera.

Rujak cingur tidak hanya populer di kalangan penduduk lokal tetapi juga menjadi daya tarik wisata kuliner bagi para pengunjung kota Surabaya.

Lontong Balap

Lontong balap Surabaya terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, dan lentho, disajikan dengan kuah gurih dan sambal pedas khas kota ini.

Hidangan ini biasanya disantap saat sarapan karena rasanya yang ringan, hangat, dan mengenyangkan sekaligus memberikan energi untuk aktivitas pagi.

Penjual lontong balap sering berada di pinggir jalan atau warung kecil yang legendaris, menghadirkan citarasa otentik sejak puluhan tahun lalu.

Tauge segar yang renyah berpadu dengan tahu goreng yang lembut, serta kuah gurih yang kaya rempah, menciptakan perpaduan tekstur dan rasa yang nikmat.

Sambal pedas khas lontong balap membuat hidangan ini semakin menggugah selera, menjadi favorit penduduk lokal atau wisatawan yang ingin mencoba kuliner asli Surabaya.

Tahu Tek

Dilansir dari Tiktok @username_heyyo, tahu tek adalah hidangan tofu goreng yang dipotong-potong, dicampur dengan kentang rebus, tauge, dan disiram saus kacang pedas manis khas Surabaya.

Perpaduan renyah dan lembut dalam satu suapan membuat tahu tek menjadi favorit di warung kaki lima maupun restoran tradisional.

Sajian ini dikenal dengan bunyi “tek” ketika potongan tahu digeprek, yang menjadi ciri khas unik dan nama dari hidangan ini sendiri.

Tahu tek dapat disantap kapan saja, cocok sebagai camilan sore atau makanan ringan yang memuaskan selera pedas dan gurih.

Hidangan ini tetap mempertahankan rasa autentik meski banyak versi modern muncul, menjadikannya salah satu kuliner wajib dicoba di Surabaya.

Gado-Gado

Gado-gado Surabaya adalah salad sayuran rebus, tahu, tempe, dan telur, yang disiram saus kacang pedas manis khas Jawa Timur.

Hidangan ini sering ditemui di warung tradisional, menjadi pilihan sehat karena sayuran segar yang kaya serat dan vitamin dalam setiap porsi.

Gado-gado memiliki perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas yang seimbang sehingga disukai semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa.

Saus kacang yang kental berpadu dengan aroma rempah seperti kemiri, cabai, dan gula merah menciptakan rasa yang khas sekaligus menggugah selera.

Makanan ini cocok untuk disantap sebagai makan siang ringan ataupun camilan sehat di sore hari sambil menikmati suasana kota.

Penyetan

Penyetan merujuk pada berbagai jenis protein seperti ayam, ikan, atau tahu yang disajikan bersama sambal terasi pedas dan nasi putih hangat.

Tekstur makanan yang empuk berpadu dengan sambal pedas membuat setiap suapan terasa menggugah selera dan cocok untuk makan siang atau malam.

Hidangan ini mudah ditemukan di warung pinggir jalan maupun restoran kecil, menjadi favorit bagi penduduk lokal yang menyukai makanan pedas.

Sambal terasi memberikan aroma khas dan rasa pedas yang menonjol tanpa menghilangkan cita rasa asli dari protein yang digunakan.

Penyetan termasuk salah satu kuliner Surabaya yang fleksibel, dapat dipadukan dengan berbagai lauk sesuai selera pengunjung.

Tahu Campur

Tahu campur merupakan sajian tofu dengan irisan lontong, tauge, selada, dan daging sapi yang disiram kuah petis khas Surabaya.

Perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas membuat tahu campur menjadi favorit penduduk lokal maupun wisatawan yang ingin mencoba kuliner autentik.

Kuah petis yang khas memberikan aroma kuat dan cita rasa unik, menjadi ciri khas hidangan legendaris ini sejak puluhan tahun lalu.

Tahu campur disajikan dengan kerupuk dan daun selada segar, menambah sensasi tekstur renyah dan segar dalam setiap suapan.

Hidangan ini cocok disantap kapan saja, baik untuk sarapan, makan siang, atau camilan sore sambil menikmati suasana kota Surabaya.

Krengsengan

Krengsengan adalah semur daging pedas khas Surabaya yang bisa dibuat dari sapi, ayam, atau kambing, dimasak dengan rempah lengkap seperti bawang merah dan cabai.

Rasa manis, pedas, dan gurih berpadu sempurna, membuat setiap suapan terasa hangat dan memuaskan terutama saat disantap dengan nasi putih hangat.

Hidangan ini populer di warung pinggir jalan dekat sekolah dan pasar, menjadi makanan favorit anak muda dan keluarga lokal.

Proses memasak yang lama membuat bumbu meresap sempurna ke dalam daging, menghasilkan tekstur empuk dan aroma rempah yang kuat.

Krengsengan merupakan kuliner legendaris yang wajib dicoba bagi pengunjung yang ingin merasakan citarasa otentik Surabaya.

Rawon

Rawon adalah sup daging sapi dengan kuah hitam pekat dari kluwak, menjadi ikon kuliner Surabaya yang kaya rempah.

Daging sapi direbus hingga empuk lalu disajikan dengan tauge, telur asin, dan nasi hangat, menciptakan perpaduan rasa gurih dan sedikit pahit yang khas.

Hidangan ini sering disantap untuk sarapan atau makan siang, memberikan energi sekaligus sensasi rasa tradisional Jawa Timur yang autentik.

Rawon Setan di Jalan Embong Malang menjadi destinasi legendaris untuk menikmati sup ini dengan rasa otentik yang sudah diwariskan turun-temurun.

Keistimewaan rawon tidak hanya dari kuah hitamnya, tetapi juga aroma rempah yang pekat dan rasa daging yang empuk sehingga menjadikannya favorit semua kalangan.

Surabaya menawarkan kekayaan kuliner tradisional yang beragam, dari pecel semanggi hingga rawon, memberikan pengalaman rasa unik yang tak terlupakan.

Mencicipi kuliner legendaris ini juga menjadi cara terbaik untuk memahami tradisi atau selera masyarakat setempat secara autentik.

Bagi pecinta makanan, menjelajahi kuliner Surabaya adalah perjalanan kuliner wajib yang memuaskan selera sekaligus menambah wawasan budaya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore