Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 September 2026 | 00.42 WIB

5 Rahasia Perawatan Diri dari Berbagai Budaya di Dunia untuk Hidup Lebih Santai

Ilustrasi merawat diri (magnific)

JawaPos.com - Ingin hidup lebih santai dan tidak mudah stres? Kenali 5 rahasia perawatan diri dari berbagai budaya dunia, mulai dari hygge hingga tradisi onsen dari Jepang.

Di tengah kehidupan yang semakin sibuk, banyak orang mencari cara sederhana untuk mengurangi stres dan mendapatkan kembali ketenangan. 

Menariknya, jawabannya tidak selalu harus berupa rutinitas mahal, liburan jauh, atau perawatan kecantikan yang menghabiskan banyak biaya.

Berbagai budaya di dunia justru memiliki tradisi sederhana yang menempatkan istirahat, kebersamaan, kesadaran diri, dan kenyamanan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. 

Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi kebiasaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

seperti informasi dalam artikel ini, diambil dan dirangkum dari laman YourTango, artikel ini membahas lima praktik perawatan diri dari berbagai budaya yang dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih santai.

Berikut lima rahasia perawatan diri dari berbagai budaya dunia yang bisa menjadi inspirasi untuk menjalani hari dengan lebih tenang.

1. Hygge dari Skandinavia: Menemukan Kebahagiaan dari Hal-Hal Sederhana

Salah satu konsep yang populer ketika membicarakan kehidupan yang tenang adalah hygge dari kawasan Skandinavia, terutama Denmark. 

YourTango menjelaskan bahwa hygge berkaitan dengan menciptakan suasana yang hangat, nyaman, dan menyenangkan, baik ketika seseorang sedang bersama orang lain maupun ketika menikmati waktu seorang diri.

Hygge tidak harus diwujudkan melalui rumah mewah atau dekorasi mahal. Secangkir teh hangat, selimut nyaman, cahaya lampu yang lembut, membaca buku, menikmati percakapan bersama keluarga, atau duduk santai di dekat perapian dapat menjadi bagian dari pengalaman tersebut.

Inti dari hygge sebenarnya terletak pada kemampuan menikmati momen kecil tanpa merasa harus terus mengejar sesuatu.

Konsep ini menarik diterapkan dalam kehidupan modern karena banyak orang merasa harus selalu produktif. 

Bahkan ketika sedang beristirahat, pikiran masih memikirkan pekerjaan, target, media sosial, atau daftar tugas berikutnya.

Hygge mengajak seseorang melakukan kebalikan dari kebiasaan tersebut. Berhenti sebentar bukan berarti malas. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore