
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR, FACR (Istimewa)
JawaPos.com - Nyeri sendi tangan yang berulang disertai kekakuan dan pembengkakan terutama saat bangun tidur tidak selalu sekadar akibat kelelahan. Keluhan tersebut bisa menjadi tanda penyakit Rheumatoid Arthritis (RA).
RA adalah penyakit reumatik autoimun kronis yang menyebabkan peradangan pada sendi dan berpotensi menimbulkan kerusakan permanen jika tidak ditangani sejak dini.
Pada tahap awal, RA kerap dianggap sebagai keluhan ringan karena rasa nyeri dan kaku dapat membaik setelah tubuh mulai bergerak atau beraktivitas. Padahal, semakin lama peradangan berlangsung, semakin besar risiko kerusakan sendi yang dapat mengganggu fungsi tubuh dan kualitas hidup.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR, FACR, mengatakan, tidak semua nyeri sendi disebabkan oleh penyakit yang sama. Penyakit reumatik sendiri mencakup lebih dari 80 jenis penyakit, mulai dari gangguan jaringan lunak, penyakit non-autoimun seperti gout dan osteoarthritis, hingga penyakit autoimun seperti RA dan lupus.
“Nyeri sendi yang berkepanjangan sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai keluhan biasa. Kita perlu mengetahui penyebabnya karena setiap penyakit memiliki penanganan yang berbeda,” jelas dr. Sandra kepada wartawan, Rabu (12/8).
Menurutnya, pada RA, peradangan yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan sendi dan pada akhirnya mengganggu fungsi serta kualitas hidup pasien.
Kenali Pola Nyeri yang Perlu Diwaspadai
Salah satu pola yang perlu dicermati adalah nyeri dan kekakuan pada tangan yang lebih terasa pada pagi hari. Kekakuan biasanya dapat berkurang setelah tubuh mulai bergerak atau melakukan aktivitas.
Sendi yang paling sering terkena antara lain jari dan pergelangan tangan. Keluhan juga dapat muncul secara simetris, misalnya terjadi pada tangan kanan dan kiri.
Pada tahap awal, gejalanya bisa terlihat sederhana. Seseorang mungkin merasa kesulitan menggerakkan tangan setelah bangun tidur, membutuhkan waktu sebelum dapat beraktivitas seperti biasa, atau mendapati jari-jari membengkak hingga cincin terasa lebih ketat pada pagi hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022