
Ilustrasi kerokan. (Freepik)
JawaPos.com - Banyak masyarakat masih menganggap kerokan dapat meredakan angin duduk. Namun, hal itu ternyata lebih banyak karena sugesti. Sebab, angin duduk atau yang bahasa medisnya merupakan angina pektoris bukan masuk angin biasa.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Febtusia Puspitasari, Sp.JP, FIHA, FASCC, menegaskan bahwa rasa nyaman setelah kerokan saat mengalami angin duduk sebenarnya hanya bersifat sementara dan tidak mengatasi penyebab utama angin duduk yang berkaitan dengan gangguan aliran darah ke jantung.
Menurut dr. Pita, sensasi membaik setelah kerokan muncul karena adanya tekanan pada otot serta efek hangat dari balsem yang menyebabkan pembuluh darah melebar untuk sementara waktu.
"Kalau kerokan itu kita memberikan suatu penekanan pada otot. Pada saat melakukan penekanan tersebut, seseorang bisa merasa lebih nyaman karena ada efek pelebaran pembuluh darah. Ditambah lagi biasanya diberikan balsem atau bahan yang menimbulkan rasa hangat, sehingga membuat tubuh terasa lebih enak," ujarnya kepada wartawan, Selasa (9/6).
Meski demikian, ia menekankan bahwa perasaan membaik tersebut tidak berarti penyumbatan pembuluh darah yang menjadi penyebab angina pektoris atau angin duduk telah teratasi.
"Sebagian efeknya juga merupakan sugesti. Orang merasa lebih nyaman setelah dikerok, tetapi itu tidak menjelaskan atau membuka sumbatan yang sebenarnya terjadi. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai placebo effect," katanya.
dr. Pita menjelaskan bahwa balsem atau minyak yang biasa digunakan saat kerokan memang dapat memberikan efek hangat pada tubuh. Efek tersebut memicu pelebaran pembuluh darah, tetapi hanya berlangsung singkat.
"Pada saat tubuh mendapatkan rasa hangat, pembuluh darah memang akan melebar. Jadi ada efeknya, tetapi sifatnya instan dan tidak berlangsung lama," jelasnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
