
Ilustrasi perempuan yang sedang minum kopi / foto: Magnific
Jawapos.com - Di usia 20-an, jatuh lalu berdiri lagi tanpa rasa sakit adalah hal biasa. Namun dibalik kekokohan itu, kebiasaan ngopi setiap hari diam-diam ikut menentukan masa depan tulangmu. Secangkir kopi memang nikmat, tapi kafein di dalamnya terbukti secara klinis bisa "mencuri" sekitar 6 mg kalsium dari tubuhmu.
Jika akumulasi kehilangan kalsium ini terus berjalan selama 20 hingga 30 tahun tanpa diimbangi nutrisi yang tepat, kamu berisiko menghadapi osteoporosis atau tulang keropos di masa tua nanti. Jangan keliru juga dengan osteoartritis, penyakit sendi aus akibat penuaan dan beban fisik yang bikin linu saat bergerak.
Melansir dari Alodokter, Halodoc, dan Kemenkes RI, berikut adalah 10 fakta medis yang wajib kamu tahu agar tetap bisa ngopi dengan aman sampai tua :
Faktanya, setiap kali kamu mengonsumsi 100 mg kafein (setara satu cangkir kopi), tubuhmu akan kehilangan sekitar 6 mg kalsium. Kafein secara klinis terbukti mengganggu penyerapan dan metabolisme kalsium di dalam tubuh.
Kehilangan 6 mg kalsium sehari mungkin terdengar kecil. Namun, jika dikalikan 365 hari dan terus berlanjut selama 20 hingga 30 tahun, angka kerugian kalsium ini akan menjadi sangat besar dan tidak bisa diabaikan begitu saja saat kamu lansia nanti.
Kemenkes RI menetapkan batas aman kafein bagi orang dewasa adalah maksimal 400 mg per hari. Jika kamu konsisten minum di atas 4 cangkir (300 – 400 mg kafein) setiap hari tanpa henti, risiko gangguan keseimbangan kalsium pada tulang di masa tua akan meningkat nyata.
Jika kehilangan kalsium akibat kafein tidak diimbangi dengan nutrisi yang tepat, akumulasinya bisa berkontribusi pada osteoporosis di kemudian hari. Penyakit ini bersifat senyap (silent disease); tulang akan keropos bertahap selama bertahun-tahun tanpa rasa sakit, sampai akhirnya tiba-tiba patah.
Fakta statistik menunjukkan bahwa osteoporosis di usia 50 tahun ke atas lebih rentan menyerang wanita serta orang dengan ras Asia dan Kaukasia. Data Kemenkes RI bahkan mencatat hampir 1 dari 2 lansia wanita di Indonesia (usia 80 tahun ke atas) mengalami osteoporosis.
Minum kopi setiap hari bukan berarti kamu otomatis akan lumpuh di masa tua. Kafein hanyalah salah satu variabel. Risiko osteoporosis akan jauh lebih parah jika di masa muda kamu juga merokok, mengkonsumsi alkohol berlebih, kurang vitamin D, serta jarang melakukan aktivitas fisik.
Di masa tua nanti, masalah tulang bisa bercabang. Jangan salah kaprah: kopi berlebih berkaitan dengan osteoporosis (tulang rapuh dari dalam karena kehilangan kepadatan). Sementara itu, osteoarthritis adalah penyakit sendi aus akibat penuaan, obesitas, dan beban fisik berulang yang membuat sendi nyeri serta kaku saat digerakkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022