Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 September 2026 | 21.58 WIB

Tanpa Disadari, 7 Kebiasaan Ini Bisa Membuat Rambut Tumbuh Lebih Lambat

ilustrasi orang dengan rambut panjang. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi orang dengan rambut panjang. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Memiliki rambut yang tebal, kuat, dan cepat panjang menjadi keinginan banyak orang. Berbagai produk perawatan pun digunakan untuk mendapatkan rambut sehat sesuai harapan.

Namun, pertumbuhan rambut tidak hanya dipengaruhi oleh produk yang digunakan. Kebiasaan sehari-hari dalam merawat rambut maupun kondisi tubuh juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan rambut.

Faktor genetik dan kondisi kesehatan memang turut menentukan pertumbuhan rambut. Meski begitu, sejumlah kebiasaan yang kerap dianggap sepele justru dapat membuat rambut lebih rentan mengalami kerusakan, patah, atau rontok.

Tak sedikit orang kemudian mencoba berbagai produk komersial maupun bahan alami untuk mengatasi masalah tersebut. Padahal, hasilnya bisa kurang optimal apabila kebiasaan yang menjadi pemicunya tidak diperbaiki.

Dilansir English Jagran, berikut tujuh kebiasaan yang tanpa disadari dapat membuat pertumbuhan rambut menjadi kurang optimal.

1. Terlalu Sering Mencuci Rambut

Keramas memang penting untuk membersihkan rambut dan kulit kepala dari kotoran, debu, serta minyak berlebih. Namun, terlalu sering melakukannya dapat membuat rambut kehilangan minyak alami yang dibutuhkan untuk menjaga kelembapannya.

Jika rambut menjadi terlalu kering dan rapuh, risiko kerusakan serta patah dapat meningkat. Kondisi tersebut pada akhirnya bisa membuat rambut terlihat seolah-olah tumbuh lebih lambat.

Karena itu, frekuensi keramas sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit kepala dan jenis rambut masing-masing.

2. Terlalu Sering Menggunakan Alat Panas

Hair dryer, catokan, maupun alat penata rambut lainnya memang praktis untuk menciptakan gaya rambut tertentu. Akan tetapi, paparan panas yang terlalu sering dapat membuat batang rambut mengalami kerusakan.

Rambut yang terus-menerus terkena panas berisiko menjadi kering, rapuh, dan mudah patah. Akibatnya, panjang rambut sulit bertambah secara optimal meskipun rambut tetap mengalami pertumbuhan dari akar.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore