
Ilustrasi berhenti merokok berpengaruh besar dalam kesehatan pembuluh darah. (CardioVascular Health Clinic).
JawaPos.com - Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kini tidak hanya terlihat dari pola makan dan olahraga, tetapi juga dari upaya mengurangi kebiasaan merokok.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, sejumlah perokok dewasa mulai mencari berbagai cara untuk menghentikan kebiasaan tersebut secara bertahap.
Salah satu pendekatan yang belakangan menjadi perhatian adalah penggunaan produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik atau vape. Namun, para ahli tetap menekankan bahwa berhenti sepenuhnya dari konsumsi produk tembakau dan nikotin tetap menjadi pilihan terbaik bagi kesehatan.
Perbincangan mengenai hal ini kembali menguat setelah terbitnya studi terbaru dari Center of Excellence for the Acceleration of Harm Reduction (CoEHAR) pada Februari lalu.
Penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Preventive Cardiology itu menelaah 23 studi klinis dengan total 11.702 peserta untuk melihat perubahan kesehatan pembuluh darah setelah seseorang berhenti merokok atau beralih dari rokok konvensional ke rokok elektronik.
Peneliti CoEHAR, Prof. Riccardo Polosa, mengatakan banyak orang baru menyadari pentingnya menjaga kesehatan jantung setelah muncul gangguan serius seperti serangan jantung atau stroke. Padahal, menurutnya, proses kerusakan maupun pemulihan sebenarnya sudah terjadi lebih awal di pembuluh darah.
“Kita sering berfokus pada hasil jangka panjang seperti serangan jantung atau stroke, tetapi proses pemulihan dimulai jauh lebih awal yaitu pada pembuluh darah,” ujar Polosa dikutip Rabu (6/5).
Paparan zat kimia dari pembakaran rokok selama ini diketahui berkaitan dengan gangguan fungsi pembuluh darah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan arteri menjadi kurang elastis dan mengganggu fungsi endotelium atau lapisan bagian dalam pembuluh darah.
Jika berlangsung terus-menerus, pembuluh darah menjadi lebih sulit melebar secara optimal sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dalam jangka panjang.
Dalam studi tersebut, peneliti menemukan adanya perbaikan awal pada indikator kesehatan pembuluh darah pada kelompok yang berhenti merokok maupun yang beralih sepenuhnya dari rokok konvensional ke rokok elektronik.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
