
Ilustrasi warga melakukan mudik saat siang hari. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau 2026 lebih awal dari biasanya, termasuk pada momen lebaran Idulfitri 2026. Di sisi lain, potensi masalah kesehatan juga muncul, salah satunya heat stroke.
Seiring meningkatnya suhu udara selama musim kemarau, risiko heat stroke atau serangan panas juga meningkat, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik jarak jauh di bawah terik matahari.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, heat stroke merupakan kondisi ketika suhu tubuh meningkat hingga lebih dari 40 derajat Celsius disertai gangguan pada sistem saraf. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan organ hingga berujung fatal.
Gejala yang perlu diwaspadai antara lain suhu tubuh sangat tinggi, berhentinya keringat meski tubuh panas, kebingungan, gelisah, sakit kepala, mual dan muntah, jantung berdebar, kelelahan ekstrem, kejang, hingga pingsan.
“Heat stroke ditandai dengan suhu tubuh mencapai lebih dari 40 derajat Celsius disertai gangguan sistem saraf, dan kondisi ini harus segera ditangani untuk mencegah komplikasi serius,” demikian dikutip dari laman resmi Kemenkes, dikutip Selasa (17/3).
Untuk penanganan awal, penderita disarankan segera dipindahkan ke tempat teduh guna mengurangi paparan sinar matahari langsung. Kompres dingin juga dapat dilakukan di area leher, ketiak, dan selangkangan yang memiliki banyak pembuluh darah untuk membantu menurunkan suhu tubuh lebih cepat.
Selain itu, penting untuk menjaga asupan cairan agar terhindar dari dehidrasi yang dapat memperparah kondisi. Pemudik juga diimbau membatasi aktivitas fisik di lingkungan panas, menggunakan pakaian longgar dan berwarna terang, serta memastikan tubuh tetap terhidrasi selama perjalanan guna mencegah terjadinya heat stroke.
Untuk diketahui, cuaca panas yang diprediksi lebih cepat datang dipicu berakhirnya fenomena La Niña lemah pada Februari 2026 yang kini bergeser ke fase netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.
BMKG mencatat, sebanyak 114 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 16,3 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April 2026. Wilayah tersebut meliputi pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
