
Ilustrasi menjaga imunitas tubuh di musim hujan (Dok. Freepik)
JawaPos.com-Periode masuk sekolah anak yang bersamaan dengan puncak musim hujan membuat potensi penyebaran penyakit menjadi lebih tinggi. Curah hujan yang tinggi biasanya membuat tingkat kelembapan juga meninggi dan menciptakan lingkungan yang rawan penularan penyakit.
Penyakit seperti influenza, diare, hingga demam berdarah, menjadi ancaman yang perlu disoroti terhadap anak-anak yang akan masuk sekolah. Terkait hal itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan empat kiat agar anak-anak dapat beraktivitas baik di sekolah dan terhindar dari segala penyakit.
’’IDAI memahami bahwa proses belajar mengajar di sekolah sangat penting bagi perkembangan sosial, emosional, dan intelektual anak. Namun, kesehatan dan keselamatan anak harus menjadi prioritas utama," ujar Ketua Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, Subsp Kardio(K). "Oleh karena itu, kami menyampaikan beberapa kiat komprehensif sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan kolektif," sambungnya.
Berikut empat imbauan IDAI agar anak terhindar dari penyakit di puncak musim hujan:
Untuk memastikan anak sehat di saat sekolah, dr. Piprim menyarankan untuk melengkapi dan memastikan status imunisasi dasar dan lanjutan anak sesuai usia, termasuk imunisasi untuk mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin (PD3I) seperti campak, difteri, pertusis, influenza, dan lain-lain.
Selain itu, memberikan makanan padat nutrisi terutama protein hewani, dan cukup cairan juga baik agar anak tidak dehidrasi. Batasi makanan tidak sehat yang mengandung gula tinggi dan junk food.
Di sisi lain, penting untuk memastikan anak tidur malam 8-10 jam sesuai usia untuk mengoptimalkan sistem imun. Adapun jika anak menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, diare, atau lemas, dr. Piprim menyarankan segera periksa ke fasilitas kesehatan dan istirahatkan di rumah hingga benar-benar pulih untuk mencegah penularan.
Untuk mencegah penyakit di musim sekolah, dr. Piprim juga mengimbau agar orang tua mengajarkan dan membiasakan anak untuk menutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam (bukan telapak tangan) saat batuk atau bersin.
Selalin itu, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir secara rutin, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain, juga baik.
Tak hanya itu, gunakan masker terutama jika anak mengalami gejala infeksi saluran napas atau berada di kerumunan. Terakhir, hindari berbagi penggunaan alat makan, minum, dan alat kebersihan pribadi.
Untuk mencegah penyakit yang berkembang di musim hujan, dr. Piprim menerapkan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang sekaligus menghindari gigitan nyamuk). Ia meminta untuk memastikan lingkungan sekolah dan rumah bebas dari genangan air. Gunakan losion anti nyamuk, kelambu, atau pakaian panjang.
Tak hanya itu, untuk menghindari diare dan leptospirosis (kencing tikus), pastikan pastikan anak selalu memakai alas kaki saat bermain atau berjalan di area yang mungkin terkontaminasi. Konsumsi air dan makanan yang bersih dan matang.
Di sisi lain, dr. Piprim menegaskan bahwa komunikasi yang intensif adalah kunci. Orang tua dan pihak sekolah diharapkan aktif menginformasikan kondisi dan kebijakan melalui grup komunikasi.
Orang tua juga diharapkan proaktif melaporkan kondisi kesehatan anak dan memberikan edukasi di rumah. Siswa diimbau untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan saling mengingatkan.
Pastikan juga data kontak darurat baik pihak orangtua maupun sekolah selalu mutakhir. Seperti mengajarkan anak untuk memahami prosedur evakuasi dan titik kumpul di sekolah. Orang tua juga harus mengetahui rencana tanggap darurat sekolah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022