Antiipasi musim hujan (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Saat musim hujan, perubahan cuaca yang hadir tiba-tiba tanpa bisa diprediksi menyebabkan suhu udara berubah menjadi lebih lembap. Selain itu, meningkatnya genangan air setelah hujan membuat berbagai penyakit lebih mudah menyerang. Mulai dari flu, batuk, diare, demam berdarah, hingga infeksi kulit, semuanya cenderung meningkat pada musim penghujan.
Itulah sebabnya, menjaga kesehatan sedikit lebih ekstra di musim ini penting dilakukan agar aktivitas tetap lancar dan tubuh tetap prima. Dengan langkah-langkah sederhana yang konsisten, kita bisa memperkuat daya tahan tubuh sekaligus meminimalkan risiko terpapar penyakit. Berikut beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar saat musim hujan tiba.
1. Penuhi Asupan Cairan dan Makanan Bergizi
Melansir dari Halodoc, meskipun cuaca terasa lebih dingin saat musim hujan kebutuhan cairan tubuh tetap harus dipenuhi agar tetap sehat dan bertenaga. Dehidrasi bisa membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit yang sering muncul saat musim penghujan. Karena itu, minum cukup air putih setiap hari menjadi hal yang sangat penting. Pastikan air yang dikonsumsi sudah matang dan terjamin kebersihannya. Kamu juga bisa menambah asupan cairan melalui buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti semangka, melon, atau jeruk.
Selain menjaga hidrasi, penting mengatur asupan makanan bergizi untuk mendukung daya tahan tubuh. Makanan kaya vitamin, mineral, serta nutrisi seimbang akan membantu tubuh tetap kuat menghadapi perubahan cuaca. Salah satu vitamin yang perlu diperhatikan adalah vitamin C, karena berperan besar dalam menjaga sistem imun tetap optimal. Kamu bisa mendapatkannya dari buah-buahan seperti jeruk, stroberi, atau dari sayuran seperti brokoli dan bayam. Jika diperlukan, suplemen vitamin C juga bisa menjadi pilihan untuk melengkapi kebutuhan harian.
2. Jaga Kebersihan Tubuh dan Lingkungan
Menurut Kementerian Kesehatan RI, musim hujan meningkatkan risiko penyakit seperti ISPA, diare, leptospirosis, hingga DBD. Salah satu cara terbaik untuk mencegahnya adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan lewat beberapa hal sederhana misalnya mandi setelah kehujanan, rajin mencuci tangan, menghindari genangan air dan menjaga kebersihan tempat tinggal untuk mencegah nyamuk berkembang biak.
3. Istirahat yang Cukup
Memenuhi kebutuhan istirahat setiap hari merupakan salah satu langkah paling penting untuk menjaga daya tahan tubuh di musim penghujan. Waktu tidur ideal yang disarankan adalah sekitar 7–8 jam setiap malam, agar tubuh dapat memulihkan energi serta menjaga fungsi sistem imun tetap optimal. Sejalan dengan hal itu, Ram Hospital juga merekomendasikan untuk tidur setidaknya 6–8 jam per hari.
Istirahat yang cukup membantu tubuh melakukan proses pemulihan alami, memperbaiki sel-sel yang rusak, serta memperkuat sistem imun sehingga lebih siap melawan kuman dan bakteri penyebab penyakit. Tidur yang berkualitas juga berpengaruh pada kestabilan mood, konsentrasi, dan stamina harian. Sebaliknya, kurang tidur dapat melemahkan pertahanan tubuh, sehingga kamu lebih rentan terserang penyakit seperti flu, batuk, atau infeksi yang sering muncul saat hujan.
4. Tetap Aktif Bergerak
Olahraga teratur dapat meningkatkan efisiensi sistem imun dan memperkuat kondisi tubuh secara keseluruhan. Mulai berolahraga setidaknya 30 menit, sebanyak 3–4 kali dalam seminggu. Aktivitas fisik yang konsisten membantu tubuh tetap bugar, meningkatkan sirkulasi darah, serta mendukung sel-sel imun bekerja lebih optimal.
Halodoc juga mengingatkan agar tidak malas bergerak selama musim penghujan. Cuaca dingin memang sering membuat orang enggan beraktivitas, tetapi justru dengan rutin berolahraga, sistem imun akan menjadi lebih kuat sehingga risiko terpapar penyakit dapat berkurang. Olahraga ringan seperti stretching, yoga, skipping, atau workout singkat di dalam rumah sudah cukup memberikan manfaat.
5. Gunakan Pakaian Hangat dan Siapkan Perlengkapan Anti-Hujan

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
