
ilustrasi kamper. (Freepik)
JawaPos.com - Meskipun musim hujan membawa angin sejuk dan momen nyaman, ini juga meninggalkan bau apek di rumah.
Dinding yang lembap, sinar matahari yang terbatas, dan kelembapan yang meningkat dapat membuat bagian dalam rumah terasa berat dan pengap.
Selain itu, kain, furnitur, dan bahkan lemari menyerap kelembapan dan berbau tidak sedap.
Pengharum ruangan hanya dapat menutupi bau apek di rumah untuk sementara waktu.
Di sinilah solusi alami berperan, yaitu kamper yang mengatasi bau dan kelembapan.
Kamper memiliki aroma yang menyegarkan dan sifat antijamur, menjaga ruangan tetap wangi di musim hujan.
Dilansir English jagran, berikut lima cara cerdas menggunakan kamper untuk menghilangkan bau apek di rumah saat musim hujan.
1. Penyegar lemari pakaian
Lemari dan laci akan berbau apak selama musim hujan. Letakkan dua hingga tiga bola kamper dalam kantong kain kecil dan selipkan di sudut-sudutnya.
Ini membantu mengusir serangga seperti kutu buku dan membuat pakaian serta linen berbau segar.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
