
ilustrasi buah kurma. (freepik)
JawaPos.com – Kurma merupakan salah satu buah super dan ampuh untuk menjaga kesehatan wanita.
Dari melancarkan pencernaan hingga mendukung kesehatan hormon, tulang, jantung, kulit, dan bahkan kehamilan, kurma menawarkan banyak manfaat.
Buah super ini kaya akan gula alami, serat, zat besi, kalium, magnesium, antioksidan, dan beberapa vitamin esensial.
Bagi perempuan yang mengalami perubahan kompleks selama pubertas, menstruasi, kehamilan, dan menopause, nutrisi harian berperan penting dalam kesejahteraan secara keseluruhan.
Mengonsumsi 2 hingga 4 kurma ke dalam menu harian dapat meningkatkan berbagai aspek kesehatan perlahan seiring waktu.
Dilansir times of india, berikut tujuh alasan wanita sebaiknya memasukkan kurma ke dalam menu harian mereka.
Anemia defisiensi besi merupakan salah satu masalah kesehatan paling umum di kalangan wanita, terutama selama masa reproduksi.
Menstruasi berat, kehamilan, dan pola makan yang buruk dapat menurunkan kadar zat besi, yang menyebabkan lemas, pusing, rambut rontok, dan sesak napas.
Kurma merupakan sumber zat besi alami, yang membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan mengangkut oksigen.
Ketidakseimbangan hormon merupakan akar dari banyak masalah wanita, misalnya menstruasi tidak teratur, perubahan suasana hati, jerawat, kenaikan berat badan, dan lainnya.
Mengonsumsi kurma secara teratur dapat mengurangi gejala PMS, meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur, serta mendukung siklus menstruasi yang teratur.
Masalah pencernaan seperti sembelit, kembung, dan asam lambung tinggi umum terjadi pada wanita akibat perubahan hormon, rendahnya asupan serat, dan gaya hidup yang kurang gerak.
Kurma kaya akan serat pangan, yang menjaga sistem pencernaan tetap aktif dan sehat.
Konsumsi kurma setiap hari dapat mencegah sembelit, meningkatkan keteraturan buang air besar, mengurangi kembung, dan bahkan mendukung bakteri usus yang sehat.
Seiring bertambahnya usia wanita, terutama setelah usia 35 tahun dan selama menopause, risiko pengeroposan tulang dan osteoporosis meningkat karena penurunan kadar estrogen.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
