Ilustrasi metabolisme tubuh (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Metabolisme merupakan proses penting yang membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Proses ini bekerja sepanjang waktu, bahkan saat seseorang sedang beristirahat. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa metabolisme dapat melambat akibat kebiasaan dan kondisi tertentu yang terjadi sehari-hari. Menurut Halodoc, pemahaman mengenai cara kerja metabolisme sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Selain itu, metabolisme dipengaruhi oleh banyak faktor seperti usia, aktivitas fisik, dan komposisi tubuh. Ketika metabolisme menurun, seseorang dapat lebih mudah merasa lelah, sulit menurunkan berat badan, hingga mengalami perubahan energi yang memengaruhi aktivitas harian. Lansiran dari Alodokter juga menjelaskan bahwa mengenali faktor-faktor ini dapat membantu seseorang melakukan penyesuaian gaya hidup yang lebih sehat.
Dengan memahami gambaran besarnya, masyarakat dapat mulai menyadari bahwa metabolisme bukan sekadar perhitungan kalori, melainkan sistem kompleks yang bisa dioptimalkan. Kesadaran ini penting terutama bagi individu yang ingin menjaga kebugaran serta mencegah risiko kesehatan akibat metabolisme yang melambat.
Faktor yang Mempengaruhi Metabolisme Tubuh
1. Usia
Metabolisme secara alami menurun seiring bertambahnya usia. Hal ini terjadi karena massa otot cenderung menurun, sementara lemak tubuh meningkat. Massa otot yang lebih rendah membuat tubuh membakar lebih sedikit energi saat beraktivitas. Seiring pertambahan usia, perubahan hormon juga dapat memengaruhi kecepatan metabolisme. Karena itu, mempertahankan aktivitas fisik menjadi sangat penting untuk memperlambat penurunan fungsi metabolik.
2. Genetika
Faktor genetik memiliki peran besar dalam menentukan cepat atau lambatnya metabolisme seseorang. Beberapa orang secara alami memiliki metabolisme yang lebih tinggi sehingga tubuh mereka lebih mudah membakar energi. Meski begitu, gaya hidup tetap bisa memengaruhi metabolisme secara signifikan. Orang dengan metabolisme genetik lambat tetap dapat meningkatkannya melalui aktivitas fisik dan pola makan yang tepat.
3. Aktivitas Fisik
Semakin aktif seseorang bergerak, semakin besar energi yang dibakar tubuhnya. Aktivitas fisik seperti berjalan, olahraga rutin, dan latihan kekuatan dapat meningkatkan metabolisme secara signifikan karena tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk bekerja. Selain itu, olahraga intensitas tinggi dapat memberikan efek afterburn, yaitu kondisi tubuh tetap membakar kalori meski sudah selesai berolahraga. Efek ini mendorong metabolisme tetap aktif lebih lama.
4. Komposisi Tubuh (Lemak vs Otot)
Tubuh yang memiliki lebih banyak massa otot biasanya memiliki metabolisme yang lebih cepat. Hal ini karena otot membutuhkan energi lebih banyak dibandingkan lemak, bahkan saat tubuh sedang beristirahat. Tidak hanya itu, meningkatkan massa otot melalui olahraga resistance akan membantu tubuh tetap efisien dalam membakar energi dalam jangka panjang. Inilah alasan latihan beban menjadi rekomendasi penting bagi mereka yang ingin memperbaiki metabolisme.
Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh
- Rutin Berolahraga

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
