
Ilustrasi, teh hijau dan kopi hitam. (Freepik/ freepik dan zirconicusso.)
JawaPos.com - Baik teh hijau atau kopi hitam adalah minuman popular yang mengandung kafein meski dalam kadar yang berbeda.
Dilansir JawaPos.com dari verywellhealth pada Rabu (26/11), kandungan kafein pada secangkir kopi hitam sekitar 100 mg per sajian, sementara untuk teh hijau sekitar 25 mg.
Kandungan kafein tersebut berkaitan dengan efek stimulan yang diberikan. Semakin tinggi kandungan kafein, maka Anda akan semakin berenergi, kewaspadaan meningkat, dan konsentrasi lebih tinggi.
Namun, teh hijau menawarkan asam amino L-theanine yang mampu menurunkan stres, meningkatkan relaksasi, dan meredakan efek samping kafein, seperti gangguan tidur serta tekanan darah tinggi.
Jadi, teh hijau dapat dijadikan minuman alternatif sehat pengganti kopi hitam untuk meningkatkan kewaspadaan dan energi sekaligus mengurangi rasa gelisah yang sering kali timbul setelah minum minuman berkafein.
Sementara untuk antioksidan, keduanya adalah minuman dengan sumber antioksidan yang sangat baik. Secara umum, antioksidan berguna untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Katekin, antioksidan yang terkandung dalam teh hijau mampu mengurangi peradangan hingga membantu mencegah penyakit kanker payudara, paru-paru, kerongkongan, lambung, hati, dan prostat.
Untuk mendapatkan kandungan katekin dua kali lebih banyak per sajian, Anda dapat mengonsumsi matcha dalam jumlah sedang daripada teh hijau biasa.
Kalau teh hijau mengandung katekin, kopi hitam mengandung asam klorogenat sebagai antioksidannya. Selain itu, kafein dan melanoidin yang diproduksi selama proses pemanggangan juga menunjukkan efek antioksidan. Jadi, pertimbangkan untuk memilih kopi panggang ringan.
Antioksidan dalam kopi hitam bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah dan berpotensi mencegah kanker serta penyakit jantung. Satu hal yang perlu dicatat, penambahan susu, gula, atau pemanis lainnya dapat mengubah kandungan nutrisi dalam kopi hitam.
Jadi, mana yang lebih sehat dan baik untuk energi serta antioksidan? Anda dapat tentukan sendiri dari uraian di atas. Hanya saja Anda perlu tahu bahwa orang dewasa sehat maksimal mengonsumsi kafein 400 mg per hari, yakni setara dengan 2 - 5 cangkir kopi berukuran delapan ons.
Sementara orang-orang yang lebih sensitif terhadap kafein, misalnya wanita hamil, menyusui, anak-anak, remaja, atau orang yang memiliki kondisi jantung dan kecemasan harus mengonsumsi lebih sedikit.
Berlebihan dalam mengonsumsi kopi hitam atau teh hijau dapat menimbulkan efek samping, seperti insomnia, tekanan darah tinggi, jantung yang berdetak cepat, cemas, sembelit, sakit perut, hingga mual.***
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022