
Ilustrasi ketika seseorang mengalami serangan migrain (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kamu mungkin pernah mengalami sakit kepala di satu sisi yang berdenyut sangat menyakitkan, disertai dengan mual dan sensitivitas berlebihan terhadap cahaya atau suara. Jika iya, kemungkinan besar kamu mengalami migrain, bukan sekadar sakit kepala biasa. Kondisi neurologis ini dapat berlangsung selama berjam-jam bahkan berhari-hari, membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat sulit untuk dilakukan.
Migrain merupakan jenis sakit kepala yang ditandai dengan nyeri kepala berdenyut yang biasanya terjadi pada satu sisi kepala. Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari dan sering disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, serta sensitivitas terhadap cahaya dan suara. Migrain berbeda dengan sakit kepala biasa karena intensitasnya yang lebih parah dan kemampuannya untuk mengganggu aktivitas normal penderita.
Meskipun penyebab migrain masih belum dapat dipahami sepenuhnya, terdapat beberapa faktor yang dapat memicu serangan migrain. Dengan mengidentifikasi pemicu yang spesifik bagi setiap individu dapat membantu dalam menyusun strategi pencegahan yang lebih efektif. Untuk itu, Mayo Clinic menyoroti berbagai kategori pemicu yang perlu diperhatikan oleh penderita migrain.
1. Perubahan Hormonal
Fluktuasi kadar estrogen dapat memicu sakit kepala pada banyak orang, terutama wanita. Hal ini dapat terjadi sebelum atau selama periode menstruasi, kehamilan, dan menopause. Selain itu, obat-obatan hormonal seperti kontrasepsi oral juga dapat memperburuk migrain, meskipun beberapa orang justru mengalami penurunan frekuensi migrain saat menggunakan kontrasepsi hormonal.
2. Konsumsi Alkohol dan Kafein Berlebihan
Mengonsumsi alkohol terutama anggur merah secara berlebihan dapat memicu serangan migrain. Namun, baik itu kelebihan maupun kekurangan kafein secara tiba-tiba juga dapat menjadi pemicu migrain. Maka, penting untuk menjaga konsumsi kedua zat ini dalam batas wajar dan konsisten.
3. Stres
Stres di tempat kerja maupun di rumah dapat menyebabkan migrain pada individu yang rentan. Stres emosional dan tekanan psikologis dapat memicu perubahan kimia di otak yang berujung pada serangan migrain. Karena itu, manajemen stres yang baik dapat menjadi kunci penting dalam pencegahan migrain.
4. Stimulasi Sensorik
Sensitivitas berlebihan terhadap rangsangan sensorik merupakan karakteristik khas penderita migrain. Oleh karena itu, cahaya yang terlalu terang terang atau berkedip dapat menginduksi migrain, begitu juga dengan suara keras atau bising. Selain itu, bau yang kuat seperti parfum, cat thinner, atau asap rokok juga dapat memicu migrain pada sebagian orang.
5. Perubahan Pola Tidur
Ketika seseorang kekurangan waktu tidur atau tidur berlebihan, maka dapat memicu migrain pada beberapa orang. Gangguan jadwal tidur dan perubahan pola tidur yang tidak teratur juga dapat menjadi pemicu. Oleh karena itu, menjaga rutinitas tidur yang konsisten sangat penting bagi penderita migrain.
6. Aktivitas Fisik Berlebihan
Aktivitas fisik yang intens, termasuk aktivitas seksual ternyata dapat memicu serangan migrain. Olahraga yang berlebihan atau mendadak tanpa pemanasan yang cukup juga dapat menyebabkan perubahan aliran darah yang memicu migrain. Namun, jika olahraga dilakukan dengan teratur serta intensitasnya sedang justru dapat membantu mencegah migrain.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
