
Ilustrasi jantung sehat. (Pixabay)
JawaPos.com — Dalam rutinitas harian, jantung kita terus bekerja tanpa henti. Oleh karena itu, penting menjaga kesehatan jantung, apalagi penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia.
Guna mengantisipasi hal tersebut, Dokter Spesialis Gizi Klinik Mayapada Hospital Tangerang, dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK, membagikan tips pola makan sehat yang baik untuk jantung.
Kunci makanan sehat untuk jantung adalah mengurangi beban sistem jantung (kardiovaskular) dengan menghindari lemak jahat.
Seperti lemak jenuh (makanan cepat saji, lemak hewani, gorengan, mentega, creamer, makanan olahan) dan lemak trans yang meningkatkan kolesterol jahat (LDL) serta menurunkan kolesterol baik (HDL).
Konsumsi gula dan garam berlebihan juga perlu dikurangi. Gula berlebih pada minuman olahan bisa meningkatkan risiko diabetes, obesitas, hingga gangguan metabolik yang berdampak pada jantung.
Sementara garam berlebih pada makanan kemasan, saus instan, dan camilan memicu tekanan darah tinggi.
Biasakan membaca label nutrisi sebelum membeli produk makanan. Kemenkes menganjurkan batas konsumsi gula harian sebesar 50 gram atau 4 sendok makan per hari dan garam maksimal 5000mg (natrium 2500mg) atau 1 sendok teh per hari.
Di sisi lain, konsumsi makanan sehat adalah fondasi utama menjaga kesehatan jantung. Menurut Dokter Mulianah, konsumsi 5-6 porsi sayur dan buah per hari sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan serat, vitamin, mineral harian serta mengurangi peradangan, menjaga tekanan darah, dan menurunkan kadar kolesterol.
Sayuran hijau (bayam, brokoli) membantu pelebaran pembuluh darah, sedangkan buah (alpukat, beri-berian) kaya akan antioksidan dan serat larut yang baik untuk jantung.
Konsumsi ikan laut berlemak (salmon, tuna, dan sarden) 2-3 kali seminggu baik untuk jantung karena kandungan omega-3-nya membantu mencegah aritmia dan penumpukan plak.
“Pengolahan ikan bisa dengan dipepes, ditumis, atau dibumbu rempah dan tidak digoreng (deep fried) agar tidak merusak kandungan omega-3 di dalamnya,” jelasnya.
Kacang-kacangan (almond, kenari) dan biji-bijian (oats, quinoa, chia seed, beras merah) kaya serat dan lemak baik yang bermanfaat mengontrol gula darah dan kolesterol.
Pilih minyak zaitun, virgin coconut oil (VCO), dan alpukat sebagai sumber lemak sehat untuk melindungi jantung.
Menjaga kesehatan jantung juga harus disertai dengan olahraga teratur, menjaga berat badan ideal dan kualitas tidur, mengelola stres, serta pemeriksaan kesehatan berkala.
"Perubahan kecil dengan mengganti gorengan dengan buah-buahan, menggunakan minyak zaitun alih-alih mentega, atau mengurangi satu sendok teh garam dari masakan harian dapat memberi dampak signifikan jangka panjang. Tapi, diet harus dijalani dengan enjoy agar bisa konsisten dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
