
Ilustrasi nyeri dada. (freepik)
JawaPos.com-Penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian paling mematikan bagi manusia.
Secara umum, penyakit jantung terbagi menjadi tiga jenis yaitu penyakit jantung koroner, artmia, dan kelainan jantung karena faktor genetik.
Penyebab penyakit jantung juga sangat beragam, mulai dari faktor keturunan, stress, sampai pola hidup tidak sehat seperti kurang bergerak, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, dan obesitas.
Penyakit jantung kerap sulit terdeteksi sampai penderitanya mengalami serangan jantung yang serius. Penanganan yang terlambat bahkan hanya dalam hitungan detik dapat berujung fatal pada kematian.
Jantung merupakan inti dari kehidupan yang berperan sebagai pusat nyawa seseorang.
Untuk itu, penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi ini. Berikut adalah gejala atau tanda-tanda seseorang mengalami penyakit jantung berdasarkan informasi yang telah kami rangkum dari laman ayosehat.kemkes.go.i dan www.ekahospital.com.
Rasa sakit di area dada seperti sensasi dicubit, ditekan, sampai disertai rasa sesak bisa jadi salah satu tanda serangan jantung. Nyeri dada terjadi akibat penyumbatan pembuluh arteri pada jantung. Nyeri ini biasanya akan berlangsung sampai beberapa menit. Nyeri pada jantung bisa muncul saat melakukan aktivitas fisik, maupun saat tubuh sedang berada di dalam kondisi istirahat atau tidak melakukan aktivitas apapun..
Detak jantung tidak teratur
Saat anda merasa detak jantung tidak teratur, bisa jadi merupakan gejala fibrilasi atrium. Waspada ketika jantung anda berdetak terlalu cepat atau terlalu lambat. Kondisi detak irama jantung yang tidak teratur dan terjadi terlalu sering, patut diwaspadai sebagai gejala penyakit jantung.
Sesak napas
Sesak napas yang terjadi bisa jadi tanda awal seseorang terkena penyakit jantung. Sulit napas dan perasaan yang semakin sakit ketika disentuh terjadi karena penyempitan pembuluh darah di dalam jantung. Segera periksa pada dokter saat rasa sesak terjadi terlalu sering dan mengganggu.
Lemas
Perasaan mudah lelah dan tubuh yang terasa lemas kerap menjadi salah satu tanda adanya penyakit jantung. Kelelahan yang berlebihan akibat aktivitas fisik yang terlalu berat dapat memaksa jantung bekerja lebih keras dari seharusnya. Penderita penyakit jantung yang melakukan aktivitas fisik terlalu berat, akan berisiko memicu serangan jantung yang lebih serius.
Pembengkakan

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
