
Ilustrasi mengalami stres (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Stres terbukti menjadi faktor besar yang memperparah risiko penyakit autoimun karena dapat merusak fungsi sistem imun. Mengetahui kaitannya membantu menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari peradangan kronis.
Penyakit autoimun adalah kondisi ketika sistem imun menyerang jaringan tubuh sendiri. Stres kronis membuat reseptor hormon kortisol terganggu, sehingga tubuh lebih rentan terhadap peradangan.
Penyakit autoimun meningkat di seluruh dunia, terutama pada wanita. Pemahaman yang tepat mengenai hubungan stres dan autoimun membantu mempercepat pencegahan serta perawatan.
Berikut 7 fakta hubungan stres dengan penyakit autoimun yang menunjukkan risiko kesehatan lebih tinggi dilansir dari laman Psychology Today, Minggu (7/9):
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022