
seseorang yang berbelanja ketika stress./Magnific/tirachardz
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa ingin membeli sesuatu setelah menjalani hari yang melelahkan? Mungkin bukan barang yang benar-benar dibutuhkan, tetapi sekadar sesuatu yang terasa menyenangkan untuk dimiliki. Ada orang yang memilih membeli pakaian, mencoba makanan mahal, berburu diskon, memesan barang secara online, atau sekadar memasukkan banyak produk ke keranjang belanja ketika sedang menghadapi tekanan.
Fenomena ini sering disebut sebagai stress shopping atau retail therapy. Dalam kadar tertentu, berbelanja memang dapat memberikan perasaan positif sementara. Namun, ketika belanja menjadi cara utama untuk mengatasi emosi negatif, kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi pola yang kurang sehat, terutama jika dilakukan secara impulsif atau menyebabkan masalah keuangan.
Lantas, mengapa stres bisa membuat sebagian orang justru ingin berbelanja?
Dari sudut pandang psikologi, jawabannya cukup kompleks. Keinginan tersebut tidak selalu semata-mata karena seseorang materialistis atau tidak mampu mengendalikan diri. Ada sejumlah mekanisme psikologis yang dapat membuat aktivitas belanja terasa menarik ketika seseorang sedang mengalami tekanan.
Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (24/9), terdapat enam alasannya.
1. Berbelanja Memberikan Rasa Kendali
Salah satu pengalaman yang sering muncul ketika seseorang mengalami stres adalah perasaan kehilangan kendali.
Masalah pekerjaan, konflik dengan orang lain, tekanan finansial, tuntutan keluarga, atau ketidakpastian mengenai masa depan dapat membuat seseorang merasa bahwa terlalu banyak hal berada di luar kendalinya.
Dalam situasi seperti itu, keputusan sederhana seperti "Saya mau membeli barang ini" dapat memberikan pengalaman sebaliknya: saya masih bisa memilih.
Ketika berbelanja, seseorang dapat menentukan apa yang ingin dilihat, dibandingkan produk, memilih warna, menentukan ukuran, membaca ulasan, lalu memutuskan apakah akan membeli atau tidak. Ada serangkaian keputusan yang berada langsung di tangan dirinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022