
Ilustrasi seseorang yang mengalami sakit perut karena usus buntu (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang percaya bahwa mengonsumsi mie instan secara berlebihan dapat menyebabkan radang usus buntu atau apendisitis. Namun, faktanya tidaklah sesederhana itu.
Radang usus buntu terjadi karena adanya sumbatan pada usus buntu yang dapat dipicu berbagai faktor. Mulai dari tinja yang keras, lendir, cairan, atau beberapa jenis makanan, kondisi ini lah yang menyebabkan infeksi pada usus buntu hingga terjadi peradangan.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperhatikan makanan apa saja yang masuk ke dalam tubuh. Melansir dari Alodokter, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi karena dapat memicu radang usus buntu.
1. Makanan Pedas
Mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Capsaicin dalam cabai dapat menyebabkan iritasi yang memicu peradangan pada dinding usus. Selain itu, biji cabai dan paprika yang sulit dicerna dapat menyebabkan penyumbatan serta peradangan pada usus buntu.
2. Makanan Rendah Serat
Makanan yang rendah serat seperti daging olahan, makanan kaleng, dan olahan tepung seperti bakso dan sosis juga dapat menyebabkan usus buntu. Makanan-makanan ini cenderung menyebabkan sembelit, dimana kondisi ini dapat membuat tinja keras dan memicu radang usus buntu. Mengurangi konsumsi makanan ini atau mengimbanginya dengan sayuran sangat disarankan.
3. Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji sama halnya dengan makanan olahan. Makanan ini biasanya juga rendah serat atau bahkan tidak mengandung serat sama sekali. Hal inilah yang membuat seseorang dapat mengalami sembelit jika mengonsumsi terlalu banyak makanan cepat saji. Selain itu, makanan ini dapat memperlambat proses pencernaan dan memicu radang usus buntu.
4. Makanan Tinggi Garam
Asupan garam yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada usus sehingga meningkatkan risiko terjadinya peradangan pada usus buntu. Selain itu, konsumsi garam yang berlebihan juga dapat menyebabkan dehidrasi ringan yang membuat tinja menjadi lebih keras. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan pada usus buntu dan memicu terjadi peradangan.
5. Buah Berbiji
Buah-buahan seperti jambu biji, jeruk, semangka, dan anggur dapat menyebabkan penyumbatan pada usus buntu karena bijinya sulit dicerna. Disarankan untuk membuang biji-biji sebelum mengonsumsi buahnya.
Gejala dan Penanganan Radang Usus Buntu
Meskipun kita telah berhati-hati dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi, ada baiknya untuk melakukan pengecekan ke dokter jika kamu sudah mengalami beberapa gejala usus buntu seperti mual, muntah, susah kentut, dan perut membesar. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah risiko komplikasi serius, seperti usus pecah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022