
Ilustrasi seseorang yang sedang memasang softlens (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang kini telah beralih dari kacamata ke softlens. Walaupun kacamata menjadi solusi paling aman bagi orang yang memiliki gangguan penglihatan, sayangnya banyak yang merasa jadi kurang percaya diri dengan penampilannya. Dari sinilah orang-orang mulai berganti pilihan ke softlens sebagai alat bantu penglihatan.
Softlens tidak hanya berfungsi sebagai pengganti kacamata, tetapi juga kerap kali dipilih karena alasan estetika. Bagi sebagian orang, terutama perempuan, softlens sering kali dianggap menjadi sentuhan akhir pelengkap make-up.
Namun, di balik kecantikan yang ditawarkan, ternyata penggunaan softlens yang tidak tepat dapat menyebabkan berbagai jenis masalah kesehatan mata.
Melansir dari Hello Sehat, inilah beberapa risiko kerusakan atau penyakit pada mata yang bisa terjadi akibat penggunaan softlens yang salah.
1. Keratitis
Keratitis adalah peradangan pada kornea mata yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, ataupun parasit. Keratitis dapat menyebabkan mata merah, nyeri, pandangan kabur, dan sensitif pada cahaya.
Kondisi ini sering terjadi pada pengguna softlens yang tidak bisa menjaga kebersihan lensa atau menggunakan lensa yang sudah terkontaminasi. Jika tidak segera ditangani, keratitis dapat menyebabkan kerusakan mata yang lebih serius seperti merusak kornea secara permanen hingga kebutaan.
2. Konjungtivitis
Konjungtivitis adalah peradangan pada selaput tipis yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan bagian putih mata. Kondisi ini menyebabkan mata merah, gatal, berair, hingga mengeluarkan kotoran mata yang berlebihan.
Perlu diketahui, bahwa konjungtivitis dapat menular dan memerlukan penangan medis untuk mencegah penyebaran ke mata yang satunya atau bahkan orang lain.
3. Mata Kering
Penggunaan softlens yang aman yaitu tidak lebih dari 12 jam. Penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama itu dapat mengganggu produksi air mata dan menyebabkan mata kering.
Softlens dapat menyerang air mata dan mengurangi kelembaban alami mata. Gejala yang mungkin dialami seperti mata terasa perih, kering, gatal, atau seperti ada benda asing yang masuk ke mata.
4. Abrasi Kornea
Abrasi kornea adalah luka atau goresan pada permukaan kornea yang disebabkan oleh pemasangan atau pelepasan softlens yang tidak hati-hati. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh softlens yang rusak, kotor, atau tidak pas dengan bentuk mata.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
