
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan mata sejak dini. (Istimewa)
JawaPos.com - Gangguan penglihatan sering kali berkembang tanpa disadari. Banyak orang baru memeriksakan kesehatan mata ketika penglihatan sudah kabur, sulit membaca tulisan di papan, atau mengalami sakit kepala saat belajar dan bekerja.
Padahal, pemeriksaan mata secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah gangguan penglihatan semakin parah. Kasus rabun jauh atau mata minus yang terus bertambah masih menjadi masalah yang banyak ditemukan, terutama pada anak usia sekolah.
Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kenyamanan melihat, tetapi juga dapat berdampak pada proses belajar, produktivitas, hingga kualitas hidup seseorang dalam jangka panjang.
Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan mata agar tetap optimal? Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan sejak dini.
Pemeriksaan mata berkala membantu mendeteksi gangguan penglihatan lebih awal. Banyak kasus mata minus yang tidak terdeteksi karena anak maupun orang dewasa merasa masih dapat beraktivitas normal. Padahal, ukuran kacamata yang sudah tidak sesuai dapat memperburuk kenyamanan dan kemampuan melihat.
Paparan layar dalam waktu lama dapat menyebabkan mata lelah, kering, dan sulit fokus. Terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 20 kaki selama 20 detik untuk membantu mengurangi ketegangan mata.
Membaca atau menatap layar di ruangan yang terlalu gelap membuat mata bekerja lebih keras. Gunakan pencahayaan yang cukup dan posisikan sumber cahaya agar tidak memantulkan silau ke layar atau buku yang sedang dibaca.
Asupan nutrisi seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, dan omega-3 berperan dalam menjaga fungsi penglihatan. Nutrisi tersebut dapat diperoleh dari sayuran hijau, wortel, ikan, telur, dan buah-buahan.
Sejumlah penelitian menunjukkan aktivitas luar ruangan dapat membantu mengurangi risiko perkembangan rabun jauh pada anak. Paparan cahaya alami dan aktivitas fisik juga baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
