Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Agustus 2025 | 01.07 WIB

Waduh! 20 Persen Jajanan Sekolah di Kota Tangerang Tak Layak Konsumsi

Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni saat membuka Pelatihan Inspektur Pangan Cilik di Puspemkot Tangerang, Senin (25/8). (Humas Kota Tangerang) - Image

Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni saat membuka Pelatihan Inspektur Pangan Cilik di Puspemkot Tangerang, Senin (25/8). (Humas Kota Tangerang)

JawaPos.com - Sebanyak 20 persen jajanan sekolah di Kota Tangerang dinyatakan tidak layak konsumsi bagi anak-anak. Fakta tersebut ditemukan dalam survei sampling yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat belum lama ini.

Untuk menekan angka tersebut, Pemkot Tangerang kembali menggelar Pelatihan Inspektur Pangan Cilik di Puspemkot Tangerang, Senin (25/8). Sebanyak 50 sekolah mengikuti pelatihan yang menyasar pelajar usia 9-12 tahun.

"Kami sejak tahun kemarin rutin melatih anak-anak untuk menjadi Inspektur Pangan Cilik di sekolahnya masing-masing," kata Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni.

Inspektur Pangan Cilik dibentuk sebagai langkah inovatif dalam pengawasan makanan yang beredar di lingkungan sekolah. Program tersebut juga menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi potensi makanan atau jajanan yang tidak memenuhi standar kesehatan, seperti mengandung zat berbahaya, pewarna, serta pengawet yang masih beredar di lingkungan sekolah.

"Nanti para inspektur cilik ini akan ditugaskan membantu kami melakukan pengawasan, sekaligus memberikan edukasi tentang gaya hidup sehat. Terutama tentang pangan sehat kepada teman-temannya di sekolah," imbuhnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore