
Ilustrasi produk perawatan rambut. BPOM menarik sejumlah produk dari peredaran. (Freepik)
JawaPos.com–PT Rohto Laboratories Indonesia menyebut ada perbedaan hasil pengujian terkait temuan cemaran 1,4-Dioxane pada dua produk Selsun antara laboratorium independen dengan BPOM. Produk Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal sebelumnya diklaim aman dari cemaran bahan berbahaya tersebut.
”Seluruh produk Selsun sudah diuji laboratorium independen terakreditasi dan dinyatakan memenuhi syarat. Pengujian ini juga dilakukan BPOM. Namun, untuk Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal terdapat perbedaan hasil uji,” tulis PT Rohto Laboratories Indonesia dalam pernyataan resminya, dikutip Sabtu (9/5).
Namun begitu, PT Rohto Laboratories Indonesia mengaku menghargai hasil perbedaan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen, mitra bisnis, dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat temuan tersebut.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepatuhan terhadap regulasi, perusahaan menyatakan telah menarik seluruh batch produk Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal dari pasaran. PT Rohto Laboratories Indonesia mengungkapkan proses penarikan produk telah mencapai lebih dari 96 persen dan selanjutnya produk akan dimusnahkan.
Selain melakukan penarikan, perusahaan juga mengembangkan formula baru untuk kedua produk tersebut. Formula baru itu diklaim telah memenuhi syarat BPOM dan direncanakan mulai kembali diedarkan pada semester II 2026.
”Perusahaan telah melakukan reformulasi terhadap produk Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal serta mendaftarkan formula baru yang telah teruji memenuhi syarat di BPOM,” tulis perusahaan.
PT Rohto Laboratories Indonesia juga memastikan varian produk Selsun lainnya di luar Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal tetap aman digunakan karena telah memenuhi persyaratan yang berlaku dan tidak memiliki risiko terkait kandungan 1,4-Dioxane. Perusahaan turut meminta konsumen menghentikan penggunaan kedua produk tersebut dan menghubungi layanan pelanggan untuk mendapatkan produk pengganti.
Sebanyak sebelas kosmetik ditarik peredarannya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) karena terbukti mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang digunakan dalam kosmetik. Sebelas kosmetik ini bisa menyebabkan iritasi hingga masalah ginjal dan kanker.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, pelarangan sebelas kosmetik ini berdasarkan hasil pengawasan triwulan I 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022