
Ilustrasi gorengan yang membahayakan kesehatan. (freepik)
JawaPos.com - Seseorang dengan keturunan diabetes berisiko lebih besar terserang penyakit sama. Menghindari makanan cepat saji dan gorengan bisa mencegah seseorang terhindar dari penyakit diabetes karena genetik atau faktor keturunan.
"Meskipun penyakit diabetes karena faktor keturunan bisa muncul, tetapi bisa dicegah melalui gaya hidup konsumsi makanan sehat. Hindari makanan cepat saji dan yang digoreng," kata dokter spesialis penyakit dalam Eka Hospital Permata Hijau dr. Pandu Tridana Sakti, dikutip dari Antara, Sabtu (16/8).
Adapun menu makanan yang disarankan adalah konsumsi karbohidrat kompleks seperti beras merah, gandum, ubi jalar serta minuman konsumsi serat. "Serat berfungsi bisa mencegah penyerapan gula dan membuat kita kenyang lebih lama," katanya.
Hal lain yang perlu diperhatikan untuk terhindar dari diabetes adalah menjaga indeks massa tubuh (IMT) antara 18,5 hingga 24,9. Kegiatan yang bisa dilakukan di antaranya olahraga rutin 30 hingga 45 menit dalam lima kali seminggu.
"Upayakan jika bisa olahraga berenang dan bersepeda," katanya.
Upaya lain yang bisa dilakukan mencegah terkena diabetes karena faktor keturunan adalah melakukan pemeriksaan kadar gula secara mandiri di rumah menggunakan alat ukur. "Bisa lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan dan selanjutnya mandiri," ujarnya.
Kenali Ciri-ciri Diabetes
Pandu juga mengungkapkan bahwa penyakit diabetes saat ini bisa menjangkiti anak muda berapa pun usianya. Gejala diabetes di usia muda berkembang secara bertahap dalam hitungan bulan hingga tahun dan tak jarang baru bisa terdeteksi lewat medical check-up.
Adapun ciri-ciri diabetes di usia muda adalah mudah lapar, mudah haus, disfungsi ereksi bagi pria, pandangan kabur, lemahnya kekuatan otot, menurunnya gairah seksual, mudah lelah, perubahan suasana hati secara tiba-tiba, meningkatnya jumlah urine saat buang air kecil, serta luka membutuhkan waktu lama untuk sembuh dan kering.
"Di usia muda, kebanyakan orang cenderung mempunyai pola makan yang tidak sehat. Ketika mengonsumsi gula secara berlebihan, terjadi peningkatan resistensi insulin. Peningkatan resistensi insulin membuat tubuh tidak dapat memproses kelebihan gula dengan baik. Lonjakan kadar gula darah kemudian tak bisa terhindarkan dan memicu penyakit diabetes melitus tipe 2," katanya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
