
Makanan sumber protein. (zirconicusso/Freepik)
JawaPos.com - Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh. Protein bermanfaat mulai dari menjadi sumber energi, memelihara jaringan tubuh, membentuk antibodi, hingga menyimpan nutrisi.
Setiap individu dapat memiliki kebutuhan protein yang berbeda-beda. Akan tetapi, dilansir dari WebMD, setidaknya 10 persen dari kalori harian sebaiknya berasal dari protein. Nutrisi ini dapat didapat dari berbagai jenis sumber makanan baik yang hewani seperti daging maupun nabati seperti kacang-kacangan.
Lalu, apa yang terjadi jika tubuh tidak mendapat cukup protein? Mengutip WebMD, berikut ini adalah 7 tanda yang dialami tubuh jika kekurangan protein.
1. Pembengkakan
Salah satu tanda umum kekurangan protein adalah pembengkakan atau yang juga disebut sebagai edema. Pembengkakan ini bisa terjadi di perut, tungkai, telapak kaki, dan juga tangan.
Protein yang beredar dalam darah, khususnya yang bernama albumin, berfungsi membantu mencegah cairan menumpuk di jaringan tubuh. Oleh karena itu, ketiadaan protein dapat membuat cairan terus menumpuk yang tampil sebagai bengkak.
Namun, banyak hal dapat menjadi penyebab edema sehingga pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter jika terdapat kondisi serius.
2. Perubahan suasana hati atau mood
Perubahaan mood juga merupakan salah satu tanda kekurangan protein. Hal ini karena otak menggunakan zat kimia bernama neurotransmitter untuk menyampaikan informasi antarsel. Neurotransmitter ini banyak terbuat dari asam amino yang merupakan bahan penyusun protein.
Jadi, kekurangan protein dalam makanan dapat membuat tubuh tidak mendapat cukup neurotransmitter yang dapat mengganggu cara kerja otak.
3. Masalah rambut, kuku, dan kulit
Masalah pada rambut, kuku, dan kulit disebabkan oleh protein seperti elastin, kolagen, dan keratin. Jika tubuh tidak dapat memproduksinya, maka rambut bisa menjadi rapuh dan tipis, kulit kering, serta kuku menjadi bergerigi. Tentu pola makan bukan menjadi satu-satunya penyebab, tetapi hal ini bisa dipertimbangkan.
4. Merasa lemah dan lelah
Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan protein selama seminggu dapat mempengaruhi otot yang bertanggung jawab atas postur dan gerakan, terutama bagi yang berusia 55 tahun atau lebih.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
