
Ilustrasi bayi menangis, kolik.
JawaPos.com - Apakah bayi Anda sering menangis kencang tanpa henti, terutama menjelang malam, dan sulit sekali ditenangkan? Jika iya, bisa jadi si Kecil sedang mengalami kolik.
Kolik adalah kondisi yang cukup umum terjadi pada bayi dan seringkali membuat orang tua merasa bingung, khawatir, bahkan frustrasi karena penyebab pastinya tidak selalu jelas.
Mengutip dari situs Alodokter, tangisan akibat kolik biasanya tidak disertai dengan gejala lain seperti penurunan berat badan, demam, atau tanda-tanda penyakit pada bayi.
Jadi, meski si Kecil menangis cukup lama, kondisi ini umumnya bukan disebabkan oleh gangguan kesehatan serius. Beberapa pemicu kolik bisa berasal dari hal sederhana, misalnya bayi terlalu lapar atau justru terlalu kenyang.
Reaksi seperti ini bisa membuat perut bayi terasa tidak nyaman sehingga memicu tangisan. Dari informasi Halodoc, kolik umumnya terjadi pada bayi yang berusia antara 2 hingga 5 minggu.
Kabar baiknya, kondisi ini biasanya akan membaik secara alami saat bayi memasuki usia 3 hingga 4 bulan. Tangisan akibat kolik bisa berlangsung hingga tiga jam dalam sehari dan bisa terjadi setidaknya tiga kali dalam seminggu.
Wajar jika hal ini membuat orang tua merasa kewalahan. Untuk itu, penting bagi orang tua mengetahui beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu menenangkan bayi yang sedang mengalami kolik.
1. Ciptakan Suasana Tidur yang Tenang
Pastikan tempat tidur bayi bersih dan nyaman. Gunakan lampu dengan pencahayaan yang lembut dan atur suhu ruangan agar sesuai dengan kenyamanan bayi.
Anda juga bisa menambahkan suara lembut seperti white noise yang terbukti membantu bayi menjadi lebih rileks dan mudah tertidur.
2. Gendong Sambil Mengajak Berjalan
Menggendong bayi sembari berjalan-jalan di dalam rumah bisa membuat si Kecil merasa lebih tenang. Gerakan lembut saat berjalan membantu bayi merasa aman dan nyaman, sehingga tangisan karena kolik perlahan dapat mereda.
3. Pastikan Bayi Tidak Lapar dan Dalam Keadaan Bersih
Tangisan bayi kadang bisa terjadi karena rasa lapar. Coba susui bayi untuk memastikan apakah tangisannya karena ingin minum ASI. Selain itu, periksa juga kondisi popoknya.
Popok yang kotor atau terlalu penuh bisa membuat bayi merasa tidak nyaman. Jika perlu, mandikan bayi menggunakan air hangat sebelum tidur agar tubuhnya lebih rileks.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
