Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Oktober 2024 | 22.28 WIB

Kenapa Kerja Berlebihan Bisa Berdampak Buruk pada Kesehatan Jantung? Cek 6 Alasannya!

Ilustrasi sakit jantung. - Image

Ilustrasi sakit jantung.

JawaPos.com - Saat ini, banyak orang yang menghabiskan waktu lebih dari 8 jam sehari untuk bekerja. Tuntutan pekerjaan yang tinggi sering kali membuat kamu merasa harus terus produktif dan mengabaikan kesejahteraan diri sendiri.

Namun, bekerja terlalu keras dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan, terutama kesehatan jantung. Hal ini karena beberapa kebiasaan yang kita lakukan saat sedang overworking.

Dilansir dari laman Health Shots pada Sabtu (12/10) berikut adalah beberapa alasan mengapa kerja berlebihan bisa merusak kesehatan jantungmu.

1. Makan Terburu-buru
Ketika kamu terus-menerus bekerja dan tidak punya waktu untuk makan dengan tenang, kemungkinan besar kamu akan mengonsumsi makanan cepat saji yang kurang sehat.

Makanan seperti ini biasanya tinggi lemak jenuh, gula, dan garam yang berlebihan. Kebiasaan makan yang buruk dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan obesitas, yang semuanya dapat memicu penyakit jantung.

2. Gaya Hidup Sedentari
Saat kamu duduk di depan komputer atau berada di meja kerja selama berjam-jam tanpa bergerak, tubuhmu menjadi kurang aktif.

Gaya hidup sedentari dapat menyebabkan penumpukan lemak di sekitar organ, yang dikenal sebagai lemak viseral, dan ini sangat berbahaya bagi kesehatan jantung.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk mengelola kadar gula darah dan tekanan darah, yang pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Kebiasaan Tidur yang Buruk
Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas adalah salah satu efek dari bekerja berlebihan. Pekerjaan yang menumpuk sering kali membuat kamu terjaga hingga larut malam, atau bahkan membawa pekerjaan ke tempat tidur.

Tidur yang tidak cukup dapat menyebabkan stres, meningkatkan tekanan darah, dan memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh, yang semuanya berkontribusi pada masalah jantung.

4. Kurang Waktu untuk Bersantai
Bekerja tanpa henti membuat kamu kurang waktu untuk melepaskan diri dari tekanan dan stres. Padahal, beristirahat dan bersantai sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik.

Ketika kamu tidak memiliki waktu untuk "mematikan" otak dari pekerjaan, stres akan terus menumpuk, dan ini bisa memicu peradangan serta meningkatkan risiko penyakit jantung.

5. Kebiasaan Buruk Muncul
Bekerja berlebihan sering kali membuat kamu cenderung mengadopsi kebiasaan yang buruk, seperti merokok, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, atau makan makanan manis sebagai pelampiasan stres.

Kebiasaan-kebiasaan ini dapat berdampak langsung pada kesehatan jantungmu. Merokok, misalnya, mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyumbatan arteri, yang merupakan penyebab utama penyakit jantung.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore