JawaPos.com - Kekurangan vitamin D terjadi ketika tubuh tidak menerima asupan yang cukup dari makanan mengandung vitamin D maupun paparan sinar matahari. Kondisi ini bisa menyebabkan masalah kesehatan terutama pada tulang dan otot.
Dikenal sebagai vitamin sinar matahari, vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan menjaga kadarnya tetap seimbang dalam darah. Tak hanya itu, nutrisi ini juga berperan pada cara kerja sistem saraf, otot, dan sistem kekebalan.
Berdasarkan usianya, setiap orang memiliki kebutuhan vitamin D yang berbeda-beda. Mengutip dari Alodokter, seorang bayi membutuhkan asupan vitamin D sebanyak 10 mcg (400 IU) yang harus dipenuhi setiap harinya.
Sedangkan, kebutuhan vitamin D pada anak-anak dan orang dewasa adalah 15 mcg (600 IU) per hari dan lansia sekitar 20 mcg (800 IU) per hari.
Jika tubuh tidak cukup mengonsumsi nutrisi tersebut, maka seseorang akan mengalami kekurangan vitamin D. Untuk itu, penting untuk mengetahui penyebab dan gejalanya sedini mungkin.
Penyebab kekurangan vitamin D
Mengutip dari Web MD, kekurangan vitamin D dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
1. Tidak cukup sinar matahari
Kurangnya paparan sinar matahari menjadi penyebab utama dari kekurangan vitamin D. Kondisi ini rentan dialami oleh seseorang yang jarang berada di luar ruangan dan tinggal pada wilayah yang minim terkena sinar matahari, seperti bumi bagian utara dan selatan.
2. Kurang mengonsumsi makanan mengandung vitamin D
Beberapa makanan yang mengandung vitamin D, yaitu ikan, minyak ikan, hati sapi, keju, telur, jamur, serta susu yang telah diperkaya vitamin D. Jika tidak mengonsumsinya secara cukup, maka tubuh akan mengalami kekurangan vitamin D.
3. Berkulit gelap
Pigmen yang membuat kulit manusia menjadi gelap disebut melanin. Pigmen ini membantu melindungi dari sinar ultraviolet B (UVB), tetapi juga dapat menghalangi kemampuan kulit untuk memproduksi vitamin D setelah terpapar sinar matahari.
4. Terdapat penyakit ginjal atau hati
Hati dan ginjal berperan penting untuk mengubah vitamin D secara aktif agar bisa digunakan untuk tubuh. Dengan begitu, seseorang dengan penyakit ginjal atau hati akan menghambat proses kinerja dari vitamin D.
5. Obesitas
Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak. Seseorang yang mengalami obesitas cenderung menyimpan lebih banyak vitamin D pada sel lemak sehingga mereka tidak dapat menyerapnya secara cukup dari makanan.
6. Mengonsumsi obat-obatan tertentu
Beberapa obat dapat membuat hati memecah vitamin D lebih cepat dari biasanya. Obat-obatan tersebut yakni, karbamazepin, kolestiramin dan kolestipol, clotrimazole, nifedipine, orlistat, spironolactone, rifampisin, dan lain lain.
Gejala kekurangan vitamin D
Gejala dan tanda kekurangan vitamin D cenderung lebih jelas terlihat pada anak-anak karena masih masa pertumbuhan, sehingga masalah tulang mereka lebih terasa. Gejala tersebut meliputi:
• Otot lemah, sakit, dan nyeri
• Sakit tulang
• Kelainan sendi
• Pertumbuhan yang tidak normal akibat tulang yang bengkok atau tertekuk
Meskipun kurang terlihat pada orang dewasa, namun gejala yang ditimbulkan seperti:
• Kelelahan
• Nyeri tulang dan sendi (terutama di punggung)
• Tulang keropos
• Otot lemah, nyeri, dan kram
• Perubahan suasana hati, seperti depresi
Risiko tinggi kekurangan vitamin D
Seseorang mungkin berisiko tinggi mengalami kekurangan vitamin D jika:
• Berusia di atas 65 tahun
• Memiliki BMI 30 atau lebih tinggi
• Berkulit gelap
• Mengidap penyakit tertentu (hati, ginjal, dan obesitas)
• Merokok
Pengobatan dan penanganan kekurangan vitamin D
Cara terbaik dalam mengobati dan menangani kekurangan vitamin D adalah dengan memastikan tubuh mendapatkan sumber yang cukup dari makanan dan paparan sinar matahari.
Tetaplah berada di luar ruangan tanpa tabir surya selama 5-30 menit sehari. Jumlah waktu ini akan membantu memproduksi vitamin D tanpa meningkatkan risiko terbakar matahari dan kanker kulit.
Selain itu, mengonsumsi suplemen juga bisa jadi cara lain untuk memenuhi kebutuhan vitamin D pada tubuh. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait dosis yang diperlukan sesuai kondisi masing-masing.
***