Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Juli 2024 | 20.32 WIB

Perbedaan Vitamin D2 dan D3: Kunci Kesehatan Tulang dan Sistem Kekebalan Tubuh, Mana yang Lebih Baik? Simak!

Ilustrasi suplemen vitamin D. (Freepik/ceciliabisbal) - Image

Ilustrasi suplemen vitamin D. (Freepik/ceciliabisbal)

JawaPos.com – Vitamin D sering disebut sebagai ‘vitamin sinar matahari’ karena tubuh kita dapat memproduksinya saat kulit terpapar sinar matahari. Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan cukup vitamin D dari sinar matahari saja. 

Faktor seperti lokasi geografis, musim, warna kulit, dan penggunaan tabir surya dapat mempengaruhi produksi vitamin D dalam tubuh.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui sumber vitamin D lainnya, termasuk makanan dan suplemen. Ada dua jenis vitamin D yang umum ditemukan, yaitu vitamin D2 dan vitamin D3. 

Meskipun keduanya memiliki manfaat yang serupa, terdapat perbedaan penting yang perlu Anda pertimbangkan. 

Dikutip dari laman financialexpress.com, Selasa (9/7), kita akan membahas secara mendalam perbedaan antara vitamin D2 dan D3, serta bagaimana cara penggunaannya yang tepat. 

Anda akan menemukan informasi tentang sumber masing-masing jenis vitamin D, efektivitasnya dalam meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh, dan rekomendasi penggunaan dari para ahli kesehatan.

1. Sumber Vitamin

Vitamin D2 berasal dari sumber nabati, seperti jamur yang terpapar sinar ultraviolet (UV).

Sementara vitamin D3 berasal dari sumber hewani, seperti minyak ikan, kuning telur, dan hati sapi. Tubuh juga dapat memproduksi vitamin D3 saat kulit terpapar sinar matahari.

2. Efektivitas Vitamin

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin D3 lebih efektif dalam meningkatkan dan mempertahankan kadar vitamin D dalam darah dibandingkan dengan vitamin D2. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan perbedaan efektivitas ini.

3. Penggunaan

Vitamin D2 dan D3 sama-sama digunakan untuk mencegah dan mengobati defisiensi vitamin D. Namun, beberapa ahli kesehatan lebih merekomendasikan vitamin D3 karena dianggap lebih efektif. Vitamin D2 dan D3 sama-sama lebih efektif jika dikonsumsi setelah makan berat untuk memaksimalkan penyerapan optimal.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore