
Ilustrasi rambut putih di usia muda. (freepik)
JawaPos.com - Rambut putih di usia muda sering kali menjadi masalah yang mempengaruhi kepercayaan diri seseorang.
Rambut putih biasanya terjadi karena kurangnya melanin, pigmen yang memberi warna pada rambut, atau karena adanya faktor genetik, stres, atau kondisi kesehatan tertentu.
Ketika seseorang mengalami rambut putih di usia muda, ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan memengaruhi kepercayaan diri mereka, terutama dalam situasi sosial atau profesional.
Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab di balik rambut putih di usia muda agar dapat mengatasi masalah tersebut dengan lebih baik.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan warna rambut ini, seseorang dapat mengambil langkah-langkah untuk mengelola atau bahkan mencegah munculnya rambut putih di usia muda.
Dilansir dari PharmEasy pada Rabu (13/3), berikut merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan rambut Anda putih di usia muda.
1. Genetik
Faktor genetik dapat memengaruhi kemungkinan seseorang memiliki rambut putih atau rambut yang menua secara dini. Jika orang tua atau kakek nenek Anda memiliki riwayat rambut putih yang muncul pada usia yang relatif muda, kemungkinan besar gen-gen yang sama yang mempengaruhi rambut mereka juga akan memengaruhi rambut Anda.
Proses ini terjadi karena gen-gen tertentu mempengaruhi aktivitas sel-sel pigmen di kulit kepala, yang bertanggung jawab untuk memberikan warna pada rambut.
Jika gen-gen ini menyebabkan sel-sel pigmen berhenti atau berkurang dalam produksi pigmen, maka rambut akan mulai menua dan memutih lebih awal dari yang diharapkan.
Dengan demikian, faktor genetik dapat menjadi salah satu faktor penentu utama dalam penentuan kapan seseorang akan mengalami rambut yang menua.
2. Stres
Stres dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan rambut seseorang. Ketika seseorang mengalami stres, tubuh mereka dapat menghasilkan hormon stres yang berlebihan, seperti hormon kortisol.
Hormon stres ini dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh, termasuk aktivitas sel-sel pigmen di kulit kepala yang bertanggung jawab untuk memberi warna pada rambut.
Peningkatan kadar hormon stres dapat mengganggu produksi pigmen oleh sel-sel pigmen, yang akhirnya dapat menyebabkan rambut menjadi putih secara lebih cepat dari biasanya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
