Ilustrasi dokter memegang elemen medis. (Freepik)
JawaPos.com – Golongan darah adalah salah satu hal yang menentukan karakteristik tubuh kita. Tidak hanya berpengaruh pada kesesuaian transfusi darah, golongan darah juga bisa mengungkap risiko kesehatan dan kepribadian seseorang. Lantas, apa saja yang bisa diketahui dari golongan darah kita?
Ternyata dengan mengetahui tipe golongan darah, Anda dapat menelaah lebih lanjut tentang risiko kesehatan Anda, seperti yang dilansir dari Harvard School of Public Health, Rabu (31/1), sebagai berikut.
Golongan Darah dan Risiko Kesehatan
Menurut sistem ABO, golongan darah dibedakan menjadi empat tipe utama, yaitu A, B, AB, dan O. Penentuan golongan darah ini dilakukan berdasarkan jenis antigen yang terdapat di dalam darah, yaitu antigen A dan antigen B, serta antibodi yang dihasilkan untuk menghancurkan antigen tersebut.
Selain sistem ABO, golongan darah juga dapat diklasifikasikan kembali berdasarkan faktor rhesus yang dimiliki. Faktor rhesus adalah antigen atau protein yang ada di permukaan sel darah merah. Dalam sistem ini, golongan darah terbagi menjadi rhesus positif dan rhesus negatif.
Golongan darah yang kita miliki ternyata bisa memengaruhi risiko terkena berbagai penyakit, mulai dari masalah jantung, stroke, hingga kanker. Berikut adalah beberapa contoh penyakit yang bisa dipicu oleh golongan darah:
- Kanker: Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A berisiko lebih tinggi terkena kanker perut tertentu. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya antigen A yang merangsang pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori, yang dapat menyebabkan infeksi dan peradangan pada lambung.
Baca Juga: Dibalik Sosoknya yang Ramah, 3 Sisi Buruk ini Terkadang Menyelubungi Pemilik Golongan Darah B
Selain itu, menurut penelitian dari Harvard School of Public Health, orang dengan golongan darah AB juga berisiko lebih tinggi terkena kanker pankreas, karena adanya antigen A dan B yang dapat memicu peradangan pada pankreas.
- Penyakit jantung: Orang dengan golongan darah O diketahui memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung, karena mereka tidak memiliki antigen A atau B yang dapat meningkatkan pembekuan darah.
Sebaliknya, orang dengan golongan darah A, B, atau AB memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, karena adanya antigen A atau B yang dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
