
ilustrasi insomnia. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Ketika seseorang tengah begadang untuk belajar atau kerja, biasanya mereka mengambil sekaleng minuman energi dengan harapan bisa mengusir rasa lelah.
Dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Selasa (30/1), sebuah penelitian dari BMJ Open menemukan terlalu sering konsumsi minuman energi menyebabkan kualitas tidur yang buruk dan insomnia di kalangan mahasiswa.
Untuk penelitian ini, para ahli melibatkan lebih dari 53 ribu orang berusia antara 18 dan 35 tahun.
Mereka diberi pertanyaan jumlah konsumsi minuman energi harian, mingguan, dan bulanan serta pola tidur untuk mengevaluasi bagaimana minuman itu mempengaruhi siklus tidur mereka.
Setelah dilakukan analisis menyeluruh, ditemukan semakin banyak konsumsi minuman tersebut, semakin buruk efisiensi tidurnya.
Selain itu, pria dan wanita yang mengkonsumsi minuman energi secara rutin mengalami insomnia lebih sering dibandingkan orang yang meminumnya sesekali atau tidak sama sekali.
Konsumsi minuman energi setiap hari juga meningkatkan risiko tidur kurang dari 6 jam semalam pada pria dan wanita 87 persen lebih mungkin melakukan hal tersebut.
Namun, ditemukan orang yang meminumnya lebih dari 1-3 kali sebulan juga berisiko mengalami masalah tidur.
Konsumsi tiga atau lebih minuman ini secara teratur atau setiap hari menyebabkan hasil tidur yang negative dan hal ini berkaitan dengan ritme sirkadian tubuh.
“Jam internal tubuh dikenal sebagai ritme sirkadian, memainkan peran penting dalam mengatur siklus tidur-bangun. Ritme sirkadian inilah yang membuat seseorang merasa mengantuk di malam hari dan terjaga di siang hari, hal ini sangat terganggu dengan asupan minuman berenergi yang berlebihan,” jelas Dietitian Pavithra N Raj.
Tingginya kadar gula pada minuman tersebut dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak sehingga memicu perasaan letih dan lesu, juga mempengaruhi siklus tidur.
Perlu diketahui 50 persen kafein dalam minuman ini tetap berada di tubuh bahkan setelah enam jam.
Raj merekomendasikan untuk tidak minum lebih dari 400 miligram kafein per hari, setara dengan 4 cangkir kopi sehari dan minuman energi mungkin mengandung lebih banyak kafein daripada jumlah yang disarankan.
Ditambah lagi, meminum terlalu banyak minuman energi atau mengkonsumsinya berlebihan telah dikaitkan dengan dehidrasi, detak jantung tidak teratur, dan kecemasan.
Dapat disimpulkan minuman energi bukanlah yang paling sehat untuk tubuh, inilah waktunya mencoba pengganti lebih baik dan tidak mengganggu pola tidur.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
