
obat-obatan herbal./Freepik.
JawaPos.com – Pengobatan herbal merupakan pendekatan medis yang menggunakan bahan-bahan alami untuk melakukan pencegahan dan pengobatan terhadap suatu penyakit, salah satunya yakni diabetes.
Dilansir dari ANTARA, para penderita diabetes perlu untuk memahami dua aspek penting sebelum mencoba pengobatan herbal.
Dr. dr Tri Juli Edi Tarigan, SpPD-KEMD selaku Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) mengungkapkan bahwa hal pertama yang harus dipahami yakni terjaminnya keamanan melalui uji studi yang dilakukan terhadap pengobatan herbal itu sendiri.
"Pertama, yang penting dari pengobatan herbal itu ada studi dan bukti bahwa itu aman dan efektif untuk pengobatan," kata dokter Tri Juli dalam diskusi daring yang diikuti, pada Sabtu (20/1).
Ia menjelaskan bahwa hal penting bagi pasien untuk melakukan riset mendalam terkait bahan herbal yang ingin digunakan.
Selain itu, untuk menunjukkan tingkat akurasi pengobatan herbal tersebut, akan lebih efektif ketika didukung oleh penelitian ilmiah yang telah diuji oleh para ahli.
Dokter Tri Juli juga menambahkan bahwa sebelum mengambil keputusan, perlu bagi pasien untuk mempertimbangkan kembali terkait pilihan pengobatan herbal, terutama jika belum didukung oleh penelitian ilmiah dan masih bergantung pada testimoni atau pengalaman pribadi seseorang.
"Cari bukti-bukti bahwa pengobatan tersebut memang bermanfaat, jangan berdasarkan testimoni seseorang dan dijadikan dasar untuk mengadopsinya karena metode pengobatan yang tepat itu harus melalui penelitian yang baik,"ujarnya.
Selain itu, hal kedua yakni dianjurkan untuk tetap mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter agar menjaga kondisi gula darah tetap dalam keadaan stabil.
Pasalnya menghentikan penggunaan obat diabetes yang telah disesuaikan oleh dokter dapat menjadi tindakan berisiko, karena obat tersebut telah disesuaikan khusus sesuai dengan kebutuhan tubuh pasien.
"Pengobatan herbalnya boleh dijalankan asal obat yang biasa digunakan jangan disetop," tegas dokter Tri.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
