
Photo
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 membuat semua orang panik dan cemas karena penularannya begitu masif di dunia dan banyak menimbulkan korban jiwa. Untuk itu, tubuh memerlukan perlindungan dari berbagai vitamin dan antioksidan untuk memperkuat imun tubuh.
Dokter Spesialis Alergi-imunologi, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, KAI mengatakan semua orang umumnya mengonsumsi bermacam-macam untuk mencegah termasuk suplemen. Menurutnya, suplemen apapun yang diminum, paling tepat jika mengandung antioksidan.
"Terpenting pada kondisi seperti ini adalah antioksidan. Ini penting sekali, karena proses di dalam tubuh, seperti makanan dan segala macam, akan terbentuk oksidan-oksidan," katanya dalam konferensi pers virtual.
Antioksidan terdapat dalam vitamin A, C, dan E. Astaxhantin adah salah satu jenis antioksidan yang baik untuk tubuh.
"Astaxanthin misalnya. Ini bisa dijadikan suplementasi untuk kecukupan antioksidan dalam tubuh kita," ujarnya.
Iris mengatakan, bukan hanya pada saat Covid-19 saja, tubuh dalam kehidupan sehari-hari pun butuh antioksidan. Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan, cara kerja antioksidan adalah menetralisir molekul radikal bebas di dalam tubuh. Artinya, antioksidan adalah suatu substansi yang dapat menetralisir atau menghancurkan radikal bebas (zat-zat yang dapat menimbulkan racun di dalam tubuh). Dengan antioksidan, radikal bebas dapat ditangkal. Sehingga tubuh kita juga dapat menangkal peradangan, antara lain radang sendi.
"Kalau kita tidak yakin dengan kecukupan mengonsumsi buah dan sayur, kita bisa menambahnya dengan mengonsumsi suplemen. Contohnya, suplemen yang mengandung Astaxhantin yang memang sangat khas mengandung antioksidan. Namun, bagi orang yang sudah yakin dengan konsumsi buah dan sayur, ya tidak apa-apa," lanjut Iris.
Astaxhantin sebetulnya ada di dalam tumbuh-tumbuhan seperti buah-buahan dan hewan tertentu, yang bisa dikonsumsi untuk memperoleh antioksidan. Sayangnya, konsumsi sayur dan buah sehari-hari sering tidak cukup. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk mengonsumsi sayur dan buah sebanyak 400 gram per hari. Sedangkan rata-rata orang Indonesia hanya konsumsi 173 gram perhari (data BPS 2016).
Manfaat Antioksidan
Antioksidan di dalam tubuh bisa membuat orang lebih fit, lebih bergairah, lebih bersemangat, tidak lemah dan lesu, dan sebagainya. Bahkan, antioksidan juga bagus untuk kulit.
Antioksidan sangat penting untuk menangkal radikal bebas yang terbentuk dari racun seperti dari asap rokok dan asap kendaraan bermotor.
Sebaliknya, bila kekurangan antioksidan, daya tahan tubuh akan menurun. Seperti diketahui, vitamin C juga mempengaruhi sistem imun. Artinya, tanpa vitamin, tubuh tidak bisa membentuk sistem imun yang baik. Oleh karena itu, vitamin itu sangat dibutuhkan untuk mempertahankan sistem imun.
VP Research & Development SOHO Global Health DR. Raphael Aswin Susilowidodo, M.Si, menjelaskan berbagai manfaat antioksidan dalam Asthin karena tiap orang membutuhkan antioksidan. "Makanya ada vitamin C untuk anak-anak yang mengandung antioksidan. Sebab, tujuan dari antioksidan adalah menetralisir radikal bebas," katanya.
Tentunya bisa digunakan sebagai terapi suportif yang berfungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Bahan aktif natural Astaxanthin yang berasal dari mikroalga spesies Haemustococcus pluvalis adalah sebagai salah satu senyawa golongan karotenoid, astaxanthin memiliki potensi antioksidan yang sangat kuat.
Potensi antioksidan Astaxanthin adalah 6000x lebih kuat bila dibandingkan dengan vitamin C, 500x lebih kuat bila dibandingkan dengan vitamin E, 550x lebih kuat bila dibandingkan dengan EGCG (kandungan pada teh hijau), 800x lebih kuat bila dibandingkan dengan Coenzyme Q10 & 75x lebih kuat bila dibandingkan dengan asam α-lipoat menurut penelitian tahun 2016 dan 2018.
Potensi antioksidan dapat didefinisikan sebagai kemampuan suatu zat/senyaw/molekul untuk menetralkan radikal bebas. Antioksidan diperlukan tubuh guna melindungi berbagai molekul seperti protein dan lipid, hingga ke tingkat selular dan organ dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Keunikan struktur Astaxanthin dan juga potensi antioksidan-nya yang besar memungkinkan astaxanthin mampu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif. Selain meningkatkan daya tahan tubuh.
Terkait Covid-19, Astaxanthin dapat memainkan peran utama dalam regulasi respon imun, penurunan regulasi komponen proinflamasi dan mempertahankan stres oksidasi, menghasilkan pengurangan badai sitokin. Astaxanthin juga dapat memberikan dukungan untuk pasien dengan ALI (Acute Lung Injury)/ARDS (Acute respiratory distress syndrome) dan yang terkait komplikasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
