
Ilustrasi saraf otak manusia. (Medical Xpress)
JawaPos.com - Teh umumnya menjadi minuman alternatif pengganti kopi yang diminum untuk memulai hari. Sebab, minuman teh dinggap bisa membangkitkan mood untuk memulai kegiatan karena mengandung kafein seperti kopi.
Baru-baru ini, penelitian mengungkapkan bukti dari minum teh bagi otak manusia. Terutama bagi struktur otak. Penelitian ini dilakukan dengan memerhatikan perilaku meminum minuman teh secara rutin.
Dilansir dari NDTV, Kamis (24/10), penelitian tersebut mengatakan, peminum teh memiliki struktur otak yang lebih baik dibanding yang tidak rutin. Bahkan, dengan rutin minum teh, bisa menghasilkan konektivitas fungsional dan struktural yang lebih besar di otak. Temuan ini dikatakan dalam penelitian, 'Minum teh kebiasaan memodulasi efisiensi otak: bukti dari evaluasi konektivitas otak' yang tertuang di jurnal anti penuaan dini (Aging).
Penelitian nini dilakukan pada peserta berusia 60 atau lebih. Sekelompok peserta diminta untuk mengisi kuesioner tentang kebiasaan minum teh. Mulai dari seberapa sering mereka mengonsumsi minuma teh hingga jenisnya. Mereka juga diminta memberikan rincian kesehatan psikologis, gaya hidup sehari-hari dan kesehatan mereka secara keseluruhan.
Setelah itu, para peserta kemudian dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan hasil kuesioner. Yakni peminum teh dan bukan peminum teh. Lalu mereka diminta untuk menjalani pemindaian MRI untuk dilihat struktur otaknya.
Hasilnya, para ilmuwan melihat perbedaan struktur otak yang signifikan antara peminum teh dan peminum non-teh. Penelitian ini difokuskan pada Default Mode Network (DMN), yang merupakan jaringan besar yang menghubungkan berbagai bagian otak.
Pengamatan dalam penelitian ini sebagian mendukung hipotesis bahwa minum teh memiliki efek positif pada struktur otak serta menimbulkan efisiensi yang lebih besar dalam konektivitas fungsional dan struktural. Minum teh meningkatkan efisiensi jaringan global yang ditemukan dalam struktur otak.
Namun, penelitian ini masih berskala sangat kecil, karena jumlah peserta hanya berjumlah 36 orang dan jumlah perempuan hanya enam. Karena itu, hasil penelitian ini harus diteliti lebih lanjut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022