
Ilustrasi produk kosmetik yang mengandung zat paraben di dalamnya. (Freepik)
JawaPos.com - Paraben adalah bahan kimia yang sering digunakan sebagai pengawet dalam berbagai produk kosmetik dan perawatan tubuh. Fungsinya adalah untuk mencegah pertumbuhan bakteri, jamur, serta mikroorganisme lain yang dapat merusak produk dan mengurangi masa simpannya.
Beberapa jenis paraben yang paling sering digunakan antara lain methylparaben, propylparaben, butylparaben, dan ethylparaben. Meski memiliki efek yang berguna untuk menjaga kualitas produk, paparan paraben yang terus-menerus akan berakibat buruk pada kesehatan kulit.
Gejala Ringan Akibat Penggunaan Produk yang Mengandung Paraben
Penggunaan kosmetik atau produk perawatan tubuh yang mengandung paraben secara tidak langsung biasanya akan menimbulkan beberapa gejala. Dikutip dari Alodokter, penting untuk mewaspadai kemungkinan munculnya reaksi alergi pada kulit atau yang dikenal sebagai dermatitis kontak alergi.
Reaksi ini dapat ditandai dengan gejala seperti rasa gatal, munculnya ruam kemerahan, kulit menjadi kering dan bersisik, pembengkakan, nyeri, hingga timbulnya sensasi terbakar pada area yang terpapar. Reaksi tersebut masih terbilang gejala ringan karena biasanya akan segera jika ditangani dengan tepat.
Agar reaksi tersebut tidak terjadi, sebaiknya lakukan uji coba terlebih dahulu dengan mengoleskan sedikit produk pada area pergelangan tangan dan amati reaksinya selama 48 jam. Hindarilah penggunaan produk yang mengandung paraben pada kulit yang sedang terluka atau mengalami iritasi.
Sebagai langkah pencegahan tambahan, pilihlah produk kosmetik yang berlabel paraben-free agar lebih aman digunakan. Namun, apabila sudah terjadi reaksi alergi, segera hentikan pemakaian produk tersebut dan konsultasikan kondisi tersebut ke dokter.
Risiko Dampak Berbahaya Akibat Paraben
Dampak lanjutan akibat pemakaian produk yang mengandung paraben dalam jangka panjang mungkin akan lebih berbahaya. Dikutip dari Halodoc, berikut adalah beberapa risiko gangguan kesehatan yang disebabkan paparan paraben:
1. Berisiko Menyebabkan Kanker
Salah satu bahaya dari penggunaan paraben adalah meningkatnya risiko terkena kanker payudara. Zat kimia ini tidak hanya dapat terserap melalui kulit, tetapi juga berpotensi memicu pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.
Penggunaan kosmetik yang biasanya digunakan wanita, menyebabkan risiko mereka terkena kanker payudara akibat paparan paraben pun menjadi lebih tinggi. Hal ini perlu disiasati dengan perilaku selektif dan cermat sebelum membeli dan menggunakan suatu produk.
2. Mengganggu Sistem Kerja Endokrin
Dampak berbahaya lainnya dari paraben adalah kemampuannya mengganggu sistem endokrin dalam tubuh. Hal ini disebabkan karena struktur kimia paraben menyerupai hormon estrogen, sehingga tubuh dapat mengenalinya sebagai zat asing yang memengaruhi keseimbangan hormon.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022