
RANS resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7). (Istimewa)
JawaPos.com - PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) memanfaatkan momentum menjadi perusahaan publik untuk memperluas lini usahanya di luar industri hiburan.
Melalui dana hasil penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO), Perseroan menyiapkan ekspansi ke sejumlah sektor baru, mulai dari pengembangan teknologi berbasis artificial intelligence (AI), bisnis kosmetik, hingga pembangunan wahana hiburan keluarga.
Strategi diversifikasi tersebut tercermin dari alokasi penggunaan dana IPO. Sebanyak 37,61 persen dana akan digunakan untuk penyelenggaraan konser di berbagai kota di Indonesia. Kemudian 19,80 persen dialokasikan untuk mengakuisisi 51 persen persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia, sementara 18,64 persen akan dimanfaatkan untuk pembangunan wahana bermain dan edukasi Cipungland.
“Selain itu, 8,15 persen dana IPO dialokasikan untuk pembentukan perusahaan patungan bersama PT Feedloop Global Teknologi guna mengembangkan bisnis berbasis artificial intelligence (AI), sedangkan 6,98 persen digunakan untuk pelunasan dipercepat sebagian pinjaman Perseroan,” ungkap RANS dalam keterangannya, Jumat (11/7).
Meski memiliki rencana ekspansi yang agresif, investor tetap perlu memperhatikan kondisi fundamental Perseroan. Berdasarkan prospektus, RANS masih memiliki tujuh entitas anak yang belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial. Keberhasilan Perseroan dalam mengoptimalkan anak usaha tersebut akan menjadi salah satu indikator yang dipantau pasar setelah RANS resmi berstatus perusahaan terbuka.
Adapun RANS resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7), menandai langkah baru perusahaan memasuki pasar modal. Pencatatan saham ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan bisnis Perseroan yang kini bertransformasi menjadi emiten publik.
Seremoni pencatatan saham turut dihadiri sejumlah tokoh bisnis nasional, seperti Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, Garibaldi Thohir (Boy Thohir), dan Axton Salim. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie juga hadir bersama sejumlah figur publik, di antaranya Anang Hermansyah, Gading Marten, serta Nazril Irham (Ariel NOAH). Kehadiran mereka mencerminkan tingginya perhatian terhadap langkah strategis RANS memasuki bursa.
Respons positif pasar langsung terlihat pada hari pertama perdagangan. Saham RANS melonjak 34,12 persen dari harga penawaran Rp170 menjadi Rp228 per saham dan menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA). Pada sesi awal perdagangan, saham Perseroan diperdagangkan sebanyak 7.683 lot dengan nilai transaksi sekitar Rp175,17 juta dan frekuensi transaksi mencapai 1.580 kali.
RANS tercatat sebagai emiten ketujuh yang melantai di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2026. Dalam aksi korporasi tersebut, Perseroan melepas 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
