Ilustrasi kuaci atau biji bunga matahari.
JawaPos.com – Untuk mengisi waktu luang, banyak orang sering kali memakai waktunya untuk menjalankan hobi atau sekedar bersantai. Dari mulai menonton film, scroll media sosial, hingga bercengkrama dengan keluarga sering kali ditemani oleh camilan favorit sebagai pendamping yang paling pas untuk menambah kehangatan suasana. Pilihannya tentu beragam, mulai dari keripik, popcorn, kacang, hingga camilan manis seperti cokelat atau biskuit yang dipadukan dengan kopi atau teh.
Namun, jika kamu ingin camilan yang lezat sekaligus menyehatkan ada satu pilihan yang patut untuk dicoba, yaitu kuaci. Kuaci diperoleh dari biji bunga matahari. Pengolahannya beragam, ada yang bisa dimakan mentah, dipanggang, atau dimasak. Satu kepala bunga matahari biasanya berisi sekitar 2.000 biji. Biasanya, yang paling populer yaitu dikeringkan sehingga menghasilkan cita rasa gurih dan tekstur yang renyah.
Akan tetapi, tahukah kamu walaupun ukurannya kecil, ternyata kuaci mengandung banyak zat yang bermanfaat bagi tubuh lho! Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Kaya Akan Nutrisi
Dalam satu genggam biji bunga matahari ini terkandung kombinasi protein, serat, lemak sehat, vitamin, mineral, serta antioksidan alami yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Menurut penjelasan dari Verywell Health, kuaci diketahui dapat mendukung kesehatan jantung, fungsi tiroid, serta sistem kekebalan tubuh. Camilan ini juga membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dan mengontrol rasa lapar berkat kandungan serat dan lemak baik di dalamnya.
Tak hanya itu, Alodokter menambahkan bahwa kuaci mengandung berbagai vitamin dan mineral penting seperti vitamin B6, zat besi, magnesium, mangan, dan tembaga. Selain itu, terdapat pula senyawa tanaman yang berperan sebagai antioksidan, antara lain asam fenolik, asam klorogenat, dan flavonoid, yang berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Biji bunga matahari mengandung lemak sehat, terutama jenis lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fats) dan lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fats), yang berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta menjaga kestabilan kolesterol baik (HDL).
Halodoc juga menyebutkan bahwa konsumsi kuaci secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi. Lemak baik di dalamnya turut mendukung kerja jantung agar tetap optimal dengan menjaga aliran darah tetap lancar.
3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Selain baik untuk jantung, kuaci juga dikenal memiliki peran penting dalam menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin B kompleks di dalam biji bunga matahari seperti tiamin, riboflavin, niacin, asam pantotenat, dan vitamin B6 membantu mendukung proses produksi energi dalam sel-sel tubuh.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
