Ilustrasi sebuah cangkir kopi hitam yang diletakkan di atas meja, mencerminkan kesederhanaan dan ketegasan./Freepik
JawaPos.com - Ngopi sering dianggap sebagai salah satu aktivitas yang mampu meningkatkan produktivitas.
Kandungan kafein pada kopi bekerja untuk membangkitkan sistem saraf pusat sehingga membuat tubuh lebih terjaga dan bersemangat.
Banyak orang percaya bahwa hari tidak bisa dimulai tanpa secangkir kopi. Sehingga ngopi pun menjadi rutinitas pagi banyak orang.
Kebiasaan minum kopi juga sering dijumpai pada usia remaja hingga orang dewasa. Remaja biasanya minum kopi agar tetap fokus saat mengerjakan tugas saat begadang, sedangkan orang dewasa mengandalkannya untuk menambah energi saat bekerja.
Baca Juga: Lipsus Otomotif: Pasar Mobil Listrik Bekas Belum Terbentuk, Banyak Pedagang Masih Enggan Jualan
Namun, perlu diingat konsumsi kafein yang berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan. Terutama bagi penderita maag, gerd, masalah jantung, atau bagi mereka yang sensitif terhadap kafein (intoleransi).
Jika tidak memahami kondisi tubuh dengan baik, mengkonsumsi kopi justru bisa memicu gangguan kesehatan yang akhirnya malah menurunkan produktivitas.
Untuk itu, mengurangi konsumsi kafein secara bertahap menjadi langkah penting untuk keluar dari ketergantungan.
Merangkum informasi dari lama www.bcalife.co.id dan rmik.poltekkestasikmalaya.ac.
Pikirkan kondisi tubuh sebelum minum kopi
Jika anda menderita darah tinggi atau gangguan jantung, sebaiknya batasi konsumsi kopi, dan konsultasikan dulu dengan dokter saat ingin mengkonsumsi kopi.
Apabila setelah mengkonsumsi kopi anda merasa cemas, tubuh tremor, atau tekanan darah naik, itu bisa menjadi tanda tubuh anda intoleran terhadap kafein. Ingat uga, kafein bisa memicu asam lambung naik, apalagi ketika diminum saat perut kosong.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
