
Ilustrasi seseorang dengan kondisi gigi sensitif. (Freepik.com)
JawaPos.com – Pernahkah kamu merasa ngilu ketika menyeruput segelas es teh di siang hari yang panas, atau saat menyesap kopi panas di pagi hari? Jika iya, kemungkinan besar kamu sedang mengalami gigi sensitif.
Gigi ngilu atau sensitif adalah masalah yang sering dialami banyak orang, terutama ketika menikmati makanan atau minuman panas, dingin, manis, atau asam.
Menurut Cleveland Clinic, kondisi ini biasanya muncul akibat lapisan dentin yang terbuka, resesi gusi, atau enamel yang terkikis sehingga saraf gigi lebih mudah terstimulasi.
Tidak jarang rasa ngilu ini mengganggu kenyamanan sehari-hari, bahkan membuat orang ragu untuk menyikat gigi dengan benar.
Padahal, menyikat gigi justru menjadi salah satu kunci utama dalam mengatasi dan mencegah masalah sensitivitas gigi.
Sayangnya, banyak orang justru memperburuk kondisi ini tanpa disadari. Salah satunya lewat kebiasaan menyikat gigi yang salah. Menyikat terlalu keras, terlalu sering, atau dengan sikat berbulu kasar bisa membuat enamel makin menipis.
Verywell Health menegaskan bahwa overbrushing merupakan penyebab utama enamel terkikis, yang akhirnya memicu atau memperparah sensitivitas gigi.
Artinya, niat baik untuk menjaga kebersihan mulut malah bisa berbalik jadi bumerang bila caranya tidak tepat.
Namun jangan khawatir, teknik menyikat gigi yang benar, dipadukan dengan pemilihan produk yang tepat, mampu membantu mengurangi rasa ngilu sekaligus menjaga kesehatan gigi dalam jangka panjang.
American Dental Association (ADA) bahkan menekankan bahwa dengan kebiasaan yang konsisten, rasa ngilu bisa ditekan tanpa perlu perawatan mahal.
Lantas, apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan? Berikut panduan lengkap cara sikat gigi yang benar khusus untuk gigi sensitif.
Gigi sensitif membutuhkan perlakuan lembut. Sikat gigi dengan bulu lembut (soft-bristled toothbrush) adalah pilihan terbaik karena bisa membersihkan plak tanpa merusak enamel.
Hindari sikat dengan bulu keras yang sering dianggap lebih efektif, padahal justru berisiko membuat gigi dan gusi semakin rentan.
Pasta gigi sensitif bukan sekadar strategi pemasaran. Produk ini dirancang khusus dengan kandungan seperti potassium nitrate atau stannous fluoride yang dapat membantu menenangkan saraf atau menutup saluran dentin.
Penggunaan rutin pasata gigi sensitif bisa mengurangi rasa ngilu secara bertahap, biasanya dalam waktu beberapa minggu.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
