Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 18.36 WIB

Sering Merasakan Tekanan dan Nyeri pada Mata? Kenali 6 Penyebabnya yang Sering Orang Sepelekan

Ilustrasi pria yang menggaruk mata (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Nyeri pada mata terkadang bisa terasa, namun sumbernya berasal dari bagian tubuh yang lain. Kondisi ini wajar terjadi.

Beberapa gangguan mata memang dapat menimbulkan rasa tertekan di belakang mata. Namun, sensasi serupa juga bisa berasal dari masalah lain di kepala, seperti migrain atau infeksi.

Dilansir dari Medical News Today (MNT), beberapa penyakit, seperti infeksi sinus, sakit gigi, dan migrain, dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kondisi mata.

Berikut adalah beberapa penyakit dari bagian tubuh lain yang bisa menyebabkan sensasi tekanan di belakang mata.

 
1. Migrain dan Jenis Sakit Kepala Lainnya
 
Menurut American Migraine Foundation, sakit kepala dan nyeri di sekitar mata sering muncul bersamaan. Namun, sebagian besar sakit kepala dikategorikan sebagai migrain atau tension headache (sakit kepala tegang) dan tidak berhubungan langsung dengan masalah mata.  
 
Migrain biasanya ditandai dengan sensasi nyeri berdenyut atau tekanan di belakang mata, disertai gejala lain seperti mual dan muntah atau sensitif terhadap cahaya atau suara.
 
2. Infeksi Sinus
 
Sinus adalah rongga di tengkorak yang terletak di atas, bawah, belakang, dan di antara mata.

Infeksi sinus dapat menimbulkan nyeri dan tekanan di wajah, termasuk di sekitar mata. Salah satu jenisnya, sphenoid sinusitis, berhubungan langsung dengan rasa sakit di belakang mata.

3. Penyakit Graves

Penyakit graves adalah kondisi yang terjadi akibat kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Jaringan, otot, dan lemak di belakang mata bisa membengkak, membuat bola mata terdorong keluar dan menimbulkan rasa tertekan.

Penyakit graves adalah penyakit kronis, dan penting untuk berkonsultasi dengan dokter umum untuk diagnosis dan penanganan yang tepat guna mengelola gejala dan mencegah komplikasi.

4. Neuritis Optik

Neuritis optik merupakan peradangan pada saraf optik yang menghubungkan mata dan otak. Gejalanya dapat berupa nyeri dan kehilangan penglihatan sementara, biasanya memburuk dalam beberapa hari lalu membaik dalam beberapa minggu.

Penyebabnya bisa karena infeksi dan sering dikaitkan dengan multiple sclerosis (MS). Gejalanya termasuk penglihatan berkuran, buta warna parsial (warna tampak pudar), serta penglihatan kabur, terutama setelah suhu tubuh naik.

5. Sakit Gigi

Infeksi gigi dapat menyebabkan nyeri berdenyut yang menyebar ke wajah, termasuk menimbulkan rasa tertekan di sekitar mata akibat iritasi saraf.

Jika sakit gigi disertai pembengkakan pada mata atau leher, segera hubungi dokter.

6. Cedera Wajah

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore